Sabtu, 2 Maret 2024

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Kudus Tambah 138 Orang, Warga Tetap Diingatkan 3M

Anggara Jiwandhana
Jumat, 16 Oktober 2020 09:03:09
Ilustrasi. (Pixabay)
MURIANEWS, Kudus – Sebanyak 138 pasien corona di Kabupaten Kudus dinyatakan sembuh pada Kamis (16/10/2020) malam. Mereka, dinyatakan sembuh setelah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. “Ada juga yang telah menjalani perawatan dan sudah melakukan penambahan isolasi mandiri,” ucap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi, Jumat (16/10/2020) pagi. Andini mengatakan, untuk semua pasien sembuh memang hampir seluruhnya merupakan pasien isolasi mandiri. Dengan hitungan masa isolasi yang sama. Kasus pasien sembuh ini, lanjut dia, jadi yang terbanyak sejak awal pandemi. “Jadi memang karena terkonfirmasinya sama, waktu isolasinya juga hampir sama, termasuk yang mendapat perawatan dan telah melakukan isolasi mandiri juga,” kata Andini. Mereka, lanjut Andini, juga bukan termasuk kelompok yang membutuhkan swab ulangan. Karena berdasar acuan dari WHO, jika pasien tak bergejala dan telah menjalani isolasi mandiri 14 hari, maka bisa dinyatakan sembuh. “Seluruhnya tak ada yang masuk kriteria karena tak bergejala berat,” terangnya. https://www.instagram.com/p/CGYmRhOJhHe/ Walau demikian, pihaknya berharap masyarakat untuk tetap menaati protokol kesehatan yang ada. Sehingga tidak ada penularan yang masif kembali di Kota Kretek. “Tentu 3M harus tetap ditegakkan,” lanjut dia. 3M sendiri, tambah dia, adalah memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak ketika di kerumunan, dan mencuci tangan menggunakan sabun. “Masyarakat bisa dikatakan adalah garda terdepan untuk perangi Covid-19 ini. Sementara tenaga medis akan berupaya penuh merawat pasien-pasien corona,” tegas Andini. Sementara secara keseluruhan, kasus dalam wilayah sudah menyentuh angka 1.808 kasus. Di mana ada sebanyak 47 pasien menjalani perawatan, 53 pasien menjalani isolasi mandiri, dan ada sebanyak 1.496 pasien yang sudah sembuh dari corona. “Sementara ada 212 pasien yang meninggal dunia, keseluruhannya karena penyakit penyerta,” lanjutnya. Kemudian ada 848 kontak erat masih dipantau, 125 suspek, dan 49 probable. Dari 125 suspek dalam wilayah sebayak 45 dirawat, 70 isolasi mandiri dan 10 dirujuk. Untuk 49 kasus probable dalam wilayah, keseluruhannya meninggal dunia. https://www.youtube.com/watch?v=ByRT2DPMs-8   Reporter: Anggara Jiwandhana Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Komentar