Minggu, 3 Maret 2024

Peminat Vaksinasi Covid-19 di Kudus Menurun

Anggara Jiwandhana
Senin, 6 Juni 2022 10:44:19
Tenaga kesehatan (nakes) menyiapkan vaksin Covid-19. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)
[caption id="attachment_258482" align="alignleft" width="1280"] Tenaga kesehatan (nakes) menyiapkan vaksin Covid-19. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)[/caption] MURIANEWS, Kudus – Minat warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 mulai menurun. Hal ini seiring membaiknya keadaan pandemi di Kota Kretek dan pelonggaran aturan termasuk soal pemakaian masker. Hingga awal pekan ini, masih ada ketimpangan jarak baik di capain penyuntikan dosis satu, dua, dan tiga. Adapun capaiannya adalah sebesar 97 persen pada dosis pertama, 86 persen pada dosis kedua, dan 26 persen pada dosis ketiga. Subkoordinator Surveilans dan Imunisasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Aniq Fuad menyampaikan, ada beberapa alasan mengapa minat masyarakat terhadap vaksinasi Covid-19 mulai menurun. “Tapi yang paling jelas ya karena mereka sudah merasa kalau pandeminya sudah berangsur membaik, sehingga pencegahannya cukup dengan protokol kesehatan,” kata Aniq, Senin (6/6/2022). Baca: Telur hingga Daster Picu Inflasi di Kudus Walau demikian, Aniq memastikan masih ada sejumlah masyarakat yang masih sadar akan pentingnya vaksinasi bagi mereka dan keluarga. Walau tidak banyak, capaian persentase penyuntikan di tiap harinya tetap mengalami penambahan. “Capaian di ketiganya masih bergerak meningkat, cuma ya memang pelan-pelan, yang paling banyak menyumbang untuk saat ini baru dosis dua,” sambungnya. Baca: Hingga 2 Juni, 365 Sapi dan Kerbau di Kudus Suspek PMK Atas hal tersebutlah, pihak dinas tetap melakukan dropping vaksin ke semua fasilitas kesehatan yang ada di Kudus. “Jadi bagi masyarakata yang masih ingin melengkapi vaksinasinya silahkan ke faskes terdekat, semua tersedia vaksinasinya,” tandas Aniq. Hingga Senin pagi, jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus nihil. Kondisi ini sudah berjalan kurang lebih hampir dua bulan.   Reporter: Anggara Jiwandhana Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Komentar