Minggu, 3 Maret 2024

TPA Kudus Mulai Gunakan Metode Sanitary Landfill untuk Urus Sampah

Anggara Jiwandhana
Senin, 22 Agustus 2022 13:21:56
TPA Tanjungrejo Kudus mulai terihat lega karena sampah teruruk tanah. (Murianews/Anggara Jiwandhana)
[caption id="attachment_310254" align="alignleft" width="1280"] TPA Tanjungrejo Kudus mulai terihat lega karena sampah teruruk tanah. (Murianews/Anggara Jiwandhana)[/caption] MURIANEWS, Kudus – Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai menggunakan metode sanitary landfill untuk mengurus tumpukan sampah berlebihan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo, Jekulo, Kudus. Metode itu memiliki cara menumpuk sampah di satu lokasi. Kemudan sampah tersebut dipadatkan dan ditimbun dengan tanah. ”Tahun ini kami mulai menggunakan metode ini, alasannya karena sampah sudah mulai berlebih tapi kami belum bisa memperluas tempat pembuangannya. Akhirnya kami pakai metode uruk ini,” kata Kepala Dinas PKPLH Kudus Abdul Halil, Senin (22/8/2022). Sebelum ini, TPA menggunakan sistem terbuka atau open dumping. Di mana sampah ditumpuk dalam sebuah tempat pembuangan akhir tanpa ada perlakuan apapun. ”Nah kalau seperti ini tidak bisa bertahan lama, dan akan ada gangguan lingkungan nanti,” sambungnya. Baca: Pemkab Kudus Ancam Putus MoU dengan Investor TPA Bila Tak Berprogres Halil menambahkan, penggunaan sistem landfill ini juga dilakukan pemkab dalam rangka mempersiapkan penilaian Adipura di Kabupaten Kudus dalam waktu dekat. ”Kalau tidak kami tata dengan baik, maka hasilnya tidak akan maksimal. Kami tidak ingin itu terjadi,” pungkasnya. Sebagai informasi, anggaran untuk perluasan TPA Tanjungrejo masih belum bisa direalisasikan. Padahal, sisa lahan di TPA tersebut sudah habis. Sebagai solusi sementara, Dinas PKPLH membantu desa untuk memperbanyak bank sampahnya. Targetnya adalah satu desa satu bank sampah.   Reporter: Anggara Jiwandhana Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Komentar