Jumat, 23 Februari 2024

Kurangi Sampah ke TPA, Kudus Optimalkan Pusat Daur Ulang

Anggara Jiwandhana
Selasa, 23 Agustus 2022 14:30:41
Pusat daur ulang Pemkab Kudus. (Murianews/Anggara Jiwandhana)
[caption id="attachment_310536" align="alignleft" width="1280"] Pusat daur ulang Pemkab Kudus. (Murianews/Anggara Jiwandhana)[/caption] MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, akan mengoptimalkan penggunaan Pusat Daur Ulang (PDU) Kudus untuk mereduksi sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo. PDU sendiri merupakan bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan sudah diserahterimakan kepada Pemkab Kudus Juli 2022 kemarin. Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, PDU yang berlokasi di Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah itu bisa memproses sampah hingga 10 ton per hari. Baik sampah organik ataupun nonorganik. ”Ini akan mulai kami maksimalkan, supaya bisa mengurangi sampah yang masuk ke sana (TPA, red),” katanya, Selasa (23/8/2022). Untuk mendukung pengoptimalan PDU, Hartopo pun meminta masyarakat mulai memilah sampah ketika akan dibuang. Sampah organik dikumpulkan, begitu pula dengan yang nonorganik. ”Bukan persoalan ada nilainya atau tidak, tapi kami harapkan masyarakat juga bisa sadar memilah sampah supaya memudahkan pengolahannya,” ujarnya. Baca: Pemkab Kudus Siapkan Ratusan Juta untuk Uruk Sampah di TPA Selain itu, Pemkab Kudus kini juga mulai menggandeng pihak swasta untuk mengolah sampah-sampah organik. ”Persoalan sampah memang butuh sinergitas bersama, semoga bisa mengurangi persoalan ini,” tandasnya. Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus Abdul Halil mengatakan, PDU Kudus kini sudah mulai beroperasi. Hanya memang baru sebatas pengolahan sampah organik. ”Nanti hasilnya masih kami pergunakan sendiri untuk ruang terbuka hijau,” tandasnya.   Reporter: Anggara Jiwandhana Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Komentar