Kamis, 30 November 2023

Tracking Pasien Corona Jepara: 10 Orang di Kelet Dirapid Test 14 Lainnya Menyusul

Budi Santoso
Selasa, 7 April 2020 17:47:55
Ilustrasi (Pixabay)
MURIANEWS, JeparaTracking atau penelusuran jejak warga Kelet, Kecamatan Keling, Jepara yang dinyatakan positif corona dan meninggal di RS Columbia Asia Semarang Jumat (3/4/2020) terus dilakukan. Hasilnya sepuluh orang dirapid test oleh Tim Medis Puskesmas I Keling.

Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi menyatakan, sebanyak sepuluh orang anggota keluarga akhirnya diputuskan menjalani rapid test. Mereka di antaranya ada enam orang di Keling dan empat orang lainnya di Mlonggo. Dari hasil test, sementara mereka masih diketahui negatif covid 19.

Selanjutnya Tim Satgas Covid 19 Jepara juga melakukan tracking terhadap beberapa orang di luar keluarga. Mereka adalah karyawan dan keluarga karyawan, yang bekerja pada keluarga ini. Sebanyak 14 orang sudah masuk dalam tracking ini, dan akan segera dilakukan test menggunakan rapid test.

Baca: Sudah Tiga Hari Meninggal, Warga Kelet Jepara Baru Tahu Warganya Positif Corona Semalam

”Jadi Tim Satgas Covid 19 Jepara kemudian melakukan tracking lagi pada hari ini. Hasilnya 14 orang masuk dalam status Orang Dalam Pengawasan. Secepatnya juga akan segera dilakukan Rapid Test,” ujar Dian Kristiandi.

Dian Kristiandi menjelaskan, saat ini semua orang yang terjaring dalam proses tracking statusnya masuk sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP). Selanjutnya mereka diwajibkan menjalani isolasi mandiri, dengan pengawasan Tim Medis dan Pemerintah Desa terkait.

Di sisi lain, proses tracking baru dilakukan dua hari belakangan ini sempat menjadi pertanyaan sejumlah pihak. Terkait hal ini Dian Kristiandi menyatakan, hal ini terjadi karena hasil swab yang dilakukan atas almarhum baru keluar hasilnya pada Senin (6/4/2020).

Baca: Tracking Pasien Corona Meninggal Asal Kelet Melebar ke Desa Sekuro Jepara

Sementara itu tracking yang dilakukan memang kemungkinan akan menjaring banyak orang yang diduga berpotensi membawa virus ini. Sebab diketahui, almarhumah sempat mengikuti kumpulan RT di kampungnya. Selain itu, almarhum bersama dengan anak-anaknya memiliki usaha toko matrial, toko emas, toko sembako dan usaha rental mobil.

Sampai sejauh ini upaya-upaya terkait pencegahan masih akan dilakukan Pemkab Jepara. Diantaranya akan dilakukan penyemprotan disinfektan secara besar-besaran di wilayah Kelet. Penyemprotan rencananya akan dilakukan pada Rabu (8/4/2020).

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Komentar