Sabtu, 24 Februari 2024

Diterjang Banjir Bandang, Tembok SMK Gama 1 Pati Jebol

Umar Hanafi
Sabtu, 16 Juli 2022 17:33:04
Siswa-siswi dan guru SMK Gajah Mada 01 Margoyoso Pati sibuk membersihkan lumpur sisa banjir bandang. (Murianews/Umar Hanafi)
[caption id="attachment_302367" align="alignleft" width="1024"]Diterjang Banjir Bandang, Tembok SMK Gama 1 Pati Jebol Siswa-siswi dan guru SMK Gajah Mada 01 Margoyoso Pati sibuk membersihkan lumpur sisa banjir bandang. (Murianews/Umar Hanafi)[/caption] MURIANEWS, Pati – Pagar dan tembok SMK Gajah Mada (Gama) 1 Margoyoso jebol dihantam banjir bandang yang terjadi Kamis (14/7/2022). Sekolah yang terletak di Desa Bulumanis Kidul itu ikut terdampak bencana ‘tsunami kecil' tersebut. Sejumlah siswa dan guru SMK Gama 1 pun disibukkan membersihkan lumpur dan sisa banjir bandang, Sabtu (16/7/2022). Pagar pembatas sekolah itu jebol beberapa meter. Begitu juga dinding gedung sekolah bagian belakang, jebol tak kuat menahan derasnya terjangan ‘tsunami kecil'. ”Pagar pembatas jebol. Memang dari depan kelihatan biasa, tapi di dalam banyak ruangan yang kena,” kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarpras, Teguh Kuntiarso, ketika ditemui saat membersihkan sekolah. ”Di kantor kemasukan air, perpustakaan di belakang dindingnya jebol. Pagar tempat parkir juga jebol,” lanjut dia. Baca: Tambak Dihantam Banjir, Petani Udang Bulumanis Pati Menangis Menurutnya, sekolah itu terendam sekitar 100 sentimeter saat banjir bandang terjadi, Kamis (14/7/2022). Air baru surut sekitar pukul 15.00 WIB. Usai kejadian, lumpur setebal 15 sentimeter masih menempel. Para guru pun bergotong royong membersihkan lumpur di sekolahan. ”Setelah surut, guru yang rumahnya tidak kena banjir datang membersihkan. Kalau guru yang rumahnya kebanjiran ya terpaksa tidak ikut,” kata Teguh. Ia mengungkapkan, mulai hari ini, beberapa siswa datang untuk ikut bekerja bakti membersihkan sekolah. Mereka datang atas kemauan sendiri tanpa diminta oleh guru. ”Kerugian material belum bisa kami hitung, yang terendam banjir apa saja juga belum didata. Kami saat ini masih fokus membersihkan sekolah agar besok Senin (18/7/2022) anak-anak sudah bisa masuk lagi,” tandas Teguh.   Reporter: Umar Hanafi Editor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Komentar