Minggu, 3 Maret 2024

Polres Kudus Bakal Tertibkan Toko Variasi Motor, Jika…

Vega Ma'arijil Ula
Jumat, 21 Januari 2022 13:17:41
Kasatlantas Polres Kudus AKP Galuh Pandu Pandega saat menjelaskan terkait pemusnahan knalpot brong. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)
[caption id="attachment_266883" align="alignleft" width="1280"] Kasatlantas Polres Kudus AKP Galuh Pandu Pandega saat menjelaskan terkait pemusnahan knalpot brong. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)[/caption] MURIANEWS, Kudus – Polres Kudus bakal menertibkan toko variasi motor di Kabupaten Kudus. Itu dilakukan jika mereka masih kedapatan menawarkan dan menjual knalpot brong pada pelanggannya. Itu diungkapkan Satlantas Polres Kudus, AKP Galuh Pandu Pandega usai pemusnahan 160 knalpot brong hasil razia. Pemusnahan itu dilakukan di Polsek Kota, Kabupaten Kudus, Jumat (21/1/2022). Knalpot-knalpot yang dimusnahkan merupakan hasil razia sejak awal Januari ini. Menurutnya, penertiban dilakukan sebagai langkah menuju Kudus Zero Knalpot Brong.Penertiban ini akan terus dilakukan hingga Kudus zero knalpot brong. Baca juga: 160 Knalpot Brong di Kudus Dimusnahkan “Penertiban di bengkel-bengkel (toko variasi motor, red) juga akan kami lakukan. Supaya mereka tidak jualan knalpot brong,” kata Kasatlantas Polres Kudus AKP Galuh Pandu Pandega, Jumat (21/1/2022). Pandu menyampaikan pihaknya sudah melakukan sosialisasi di beberapa toko variasi motor. Hal itu untuk menekan angka penggunaan knalpot brong di Kudus. “Kami sudah sosialisasi. Kami minta untuk tidak melayani (jika ada yang membeli knalpot brong),” terangnya. Dia menambahkan, tidak ada sanksi bagi penjual knalpot brong. Meski begitu pihaknya akan terus mengawasi. “Kalau ada kedapatan masih menjual knalpot brong, kami tegur,” ungkapnya. Pandu menyampaikan pemusnahan knalpot brong ini sebagai tidak lanjut instruksi Kapolda Jawa Tengah. Tujuannya untuk menciptakan Jawa Tengah bebas knalpot brong. “Untuk sanksi yang melanggar tidak ada. Sanksinya ya kami bawa ke pos untuk melepas sendiri knalpot brong supaya diganti dengan yang standar,” ungkapnya.   Reporter: Vega Ma'arijil Ula Editor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Komentar