Sabtu, 9 Desember 2023

Pendonor Darah di Kudus Diperkirakan Menurun saat Ramadan

Vega Ma'arijil Ula
Sabtu, 19 Maret 2022 11:00:45
Ilustrasi: Kantong darah. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)
[caption id="attachment_259834" align="alignleft" width="1280"] Ilustrasi: Kantong darah. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]

MURIANEWS, Kudus – Jumlah pendonor darah di Kabupaten Kudus saat Ramadan diperkirakan bakal lebih sedikit dibandingkan sebelumnya. Hal itu menjadi tren setiap tahunnya.

Kepala Unit Donor Darah PMI Kudus, dokter Arief Adi Saputro mengatakan saat Ramadan pendonor biasanya datang selepas magrib atau setelah tarawih.

"Entah khawatir takut batal atau kenapa saya tidak tahu," katanya, Sabtu (19/3/2022).

Dokter Arief Adi Saputro menyampaikan jumlah pendonor tak sebanding dengan permintaan darah. Dalam sebulan permintaan rata-rata mencapai 1.500 kantong darah.

"Saat puasa juga sama sekitar 1.500 kantong darah per bulan. Sedangkan pendonornya tidak pernah sampai 1.500 orang," ujarnya.

Jika dihitung per hari, permintaan darah saat Ramadan ada 50 kantong darah. Sementara, berkaca di setiap kegiatan donor darah PMI Kudus hanya mampu mengumpulkan 30 sampai 40 kantong darah sehari.

"Terus terang sebenarnya masih kurang. Akhirnya kalaupun dapat memenuhi ya menggunakan donor pengganti dari keluarga pasien langsung," ungkapnya.

Meski demikian, menurutnya lebih baik jika menggunakan darah stok yang sudah ada di PMI Kudus. Karena prosesnya tidak perlu lama seperti saat mengambil darah pengganti.

"Karena mengambil darah juga membutuhkan waktu," terangnya.

Antisipasi sudah disiapkan oleh PMI Kudus. Salah satunya dengan tetap menjalankan layanan mobile unit sebagai bentuk upaya jemput bola.

"Pasien yang membutuhkan darah kan masih banyak. Mari membantu sesama dengan donor darah," imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma'arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Komentar