Rabu, 21 Februari 2024

Kitab Karya Ayah Gus Mus Laris di Percetakan Menara Kudus

Vega Ma'arijil Ula
Sabtu, 9 April 2022 12:38:22
Kitab Al-Idriz karya ayah Gus Mus yang diproduksi Percetakan Menara Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)
[caption id="attachment_283630" align="alignleft" width="1280"] Kitab Al-Idriz karya ayah Gus Mus yang diproduksi Percetakan Menara Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)[/caption] MURIANEWS, Kudus - Percetakan Menara Kudus, kebanjiran pesan kitab sejak jelang Ramadan. Salah satu kitab yang dicari yakni kitab yang ditulis oleh KH Bisri Mustofa ayah dari KH A Mustofa Bisri atau Gus Mus. Kitab itu takni tafsir Al-Idriz. Sudah cukup lama percetakan yang berada di Desa Bakalankrapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus itu mencetak kitab karya ayah Gus Mus tersebut. "Kitab tafsir Al-Idriz ini juga digunakan oleh Gus Baha. Isinya tentang tafsir Alquran yang diterjemahkan maknanya ke bahasa Jawa atau Bahasa Indonesia," kata Manajer Percetakan Menara Kudus, Alexander Yusuf, Sabtu (9/4/2022). Harga kitab tafsir Al-Idriz ini dimulai Rp 8.750 hingga Rp 399 ribu. Harga tersebut bergantung pada besar kecilnya kitab. Baca: Gus Mus Cerita Soal Amal yang Baik untuk Diri Sendiri dan Banyak Orang Selain kitab Al-Idriz, ada kitab lainnya yang juga ramai dipesan. Terdiri dari kitab Irsyadul Ibad yang merupakan kitab tentang ilmu fiqih dan tasawuh. Harga kitab Irsyadul Ibad ini Rp 19 ribu hingga Rp 25 ribu. "Ada kitab Fathul Mu'in juga yang isinya tentang ilmu fiqih. Harganya mulai Rp 41 ribu sampai Rp 45 ribu," ungkapnya. Terakhir, kitab yang diminati saat ini yakni kitab Fathul Qorib yang juga membahas soal fiqih. Harga kitab ini Rp 31 ribu hingga Rp 34 ribu. "Rata-rata kami memproduksi item kitab sebanyak 2 ribu pcs per harinya. Peminatnya dari berbagai wilayah di Indonesia," ujarnya. Baca: Melihat Kerja Korektor Mushaf Alquran di Percetakan Menara Kudus Diketahui, Percetakan Menara Kudus mencetak 600 item mushaf Alquran dan kitab. Untuk kitabnya saja ada 540 item. Dia membeberkan alasan pelanggan masih mempercayai Percetakan Menara Kudus karena produk yang dicetak diupayakan tanpa ada kesalahan sedikitpun. Sehingga kepercayaan dari pelanggan masih terus ada. "Kami terus berusaha untuk memastikan setiap isi kitab atau Alquran yang kami cetak itu bebas dari kesalahan," jelasnya. Oleh sebab itu saat ini pihaknya memiliki enam orang korektor. Keenamnya terbagi di pra cetak, cetak, dan post cetak. "Satu orang korektor di bagian pra cetak, empat orang korektor di bagian cetak, dan satu korektor di bagian post cetak," imbuhnya.   Reporter: Vega Ma'arijil Ula Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Komentar