Rabu, 21 Februari 2024

Sertifikat Tanah di Kudus Bisa Diurus Hari Minggu, Biaya Diklaim Lebih Murah

Vega Ma'arijil Ula
Rabu, 5 Oktober 2022 12:14:24
Aktivitas pelayanan di Kantor BPN Kudus. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)
[caption id="attachment_322390" align="alignleft" width="1280"] Aktivitas pelayanan di Kantor BPN Kudus. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)[/caption] MURIANEWS, Kudus – Proses pengurusan sertifikat tanah di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kudus bisa diurus di akhir pekan yakni hari Sabtu dan Minggu. BPN Kudus menyiapkan petugas khusus untuk melayani warga di akhir pekan tersebut. Pratomo Adi Wibowo, Kepala BPN Kabupaten Kudus mengatakan, layanan ini masuk dalam program Pelataran yakni Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan yang digagas oleh Kementerian ATR BPN. ”Program Pelataran untuk memberi kesempatan masyarakat yang ingin mengurus sendiri perihal pertanahan di akhir pekan," katanya, Selasa (5/10/2022). Program tersebut untuk memfasilitasi masyarakat Kudus yang setiap awal pekan sibuk dengan urusan pekerjaan sehingga tidak sempat untuk mengurus kegiatan pertanahan. ”Silahkan diurus sendiri tanpa ada pihak kuasa. Tidak perlu ke notaris karena cukup datang ke kantor pertanahan dan akan kami bantu," sambungnya. Namun tak seperti hari biasa yang pelayanan bisa full sampai sore, di akhir pekan pelayanan hanya dibuka mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Baca: 2.900 Sertifikat Tanah PTSL di Kudus Sudah Rampung Diproses Pratomo Adi Wibowo juga mengklaim ada keuntungan yang didapatkan dari program Pelataran ini. Salah satunya meminimalisir biaya jasa. ”Biayanya lebih murah karena tidak perlu melalui Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Masyarakat menjadi prioritas kami. Misal SOP pengurusan tanahnya 18 hari, maka dalam 15 hari kami selesaikan. Karena kalau melebihi SOP, kami harus membayar kompensasi," ujarnya. Baca: Kudus Buka 18 Ribu Kuota Sertifkat Tanah PTSL, Segini Biayanya Menurutnya, durasi SOP beragam. Di antaranya lima hari, 15 hari, 98 hari dan lainnya. ”Seperti pengurusan peralihan hak itu SOP-nya lima hari. Sedangkan pengukuran 15 hari, dan pendaftaran tanah pertama kali SOP-nya 98 hari dengan 60 hari sebagai asas publikasi," imbuhnya.   Reporter: Vega Ma'arijil Ula Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Komentar