Rabu, 28 Februari 2024

Seleksi Perangkat Desa di Kudus Berlangsung Ketat, Begini Suasananya

Vega Ma'arijil Ula
Selasa, 14 Februari 2023 11:36:43
Suasana tes seleksi perangkat desa di SMPN 1 Kudus. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)
Murianews, Kudus – Tes seleksi pengisian perangkat desa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah digelar, Selasa (14/2/2023) hari ini secara serentak di beberapa tempat. Proses seleksi berjalan ketat. Ada 90 desa di Kudus yang menggelar seleksi perangkat desa. Metode tes seleksinya menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) dan Lembar Jawaban Komputer (LJK). Sebanyak 4.929 peserta bakal ikut seleksi. Mereka memperebutkan 252 formasi. Lokasi tes tersebar di sejumlah tempat, salah satunya di SMPN 1 Kudus. Di tempat ini, peserta mulai mengerjakan tes pukul 07.00 WIB. Mereka tampak serius menyelesaikan soal tes. Di SMP 1 Kudus terdapat 11 ruangan. Masing-masing ruangan diisi 30 peserta. Mereka berasal dari beberapa desa. Seperti Desa Gamong, Garung Kidul, Glagahwaru, Kalirejo, Bulungcangkring, Cendono, Dukuh waringin, Kalirejo, dan lainnya. Sementara itu, di SMAN 1 Kudus tes seleksi perangkat desa diikui 522 peserta dari sepuluh desa. Mereka dibagi dalam enam sesi tes yang dimulai pukul 08.00 WIB. Setelah mengerkan tes, peserta langsung melihat hasil tes di layar yang tersedia di halaman. Tes seleksi perangkat desa juga digelar di IAIN Kudus untuk peserta dari Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus. Proses seleksi berlangsung ketat. Baca: Hasil Tes Seleksi Perangkat Desa di Kudus Keluar Pukul Tiga Sore Seleksi yang digelar tersebut diikuti 76 peserta. Mereka memperebutkan empat formasi, yakni formasi sekdes, formasi kasi pemerintah, dan dua formasi kadus. ”Prosesnya ketat karena ada beberapa tata tertib yang harus ditaati peserta. Tidak boleh membawa tas, handphone, dan alat hitung. Yang boleh hanya alat tulis seperti bulpoin, pensil 2B dan penghapus," kata Ketua Panitia Pelaksana Penyaringan Pengisian Perangkat Desa Ngembalrejo dari Polines, Endro Wasito, Selasa (14/2/2023). Selama pelaksanaan tes tidak diperbolehkan meminjam alat tulis ke sesama peserta. Hal ini untuk menghindari kecurangan menyontek antarpeserta. ”Makanya kami siapkan lima pengawas di satu ruangan. Satu pengawas mengawasi 20 peserta," sambungnya. Baca: Tes Perangkat Desa di Ngembalrejo Kudus Pakai LJK, Polines Jamin Soal Tak Bocor Dia menambahkan, tiap-tiap peserta juga dipastikan tidak dapat menyontek. Sebab, peserta yang satu dengan yang lainnya tidak tahu formasi yang dilamar. ”Karena untuk pengetahuan khusus soalnya beda. Harapan kami seleksi pengisian perangkat desa dapat berjalan lancar," imbuhnya. https://youtu.be/Y2KwjIerUZk Reporter: Vega Ma'arijil Ula Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Komentar