Minggu, 3 Maret 2024

Ratusan Guru dan Tenaga Pendidik di Kudus Divaksin Booster

Yuda Auliya Rahman
Senin, 31 Januari 2022 16:15:59
Penyuntikan vaksin booster terhadap guru dan tenaga pendidik di Kudus (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)
[caption id="attachment_269081" align="alignleft" width="1280"]Ratusan Guru dan Tenaga Pendidik di Kudus Divaksin Booster Penyuntikan vaksin booster terhadap guru dan tenaga pendidik di Kudus (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)[/caption] MURIANEWS, Kudus - Ratusan guru dan tenaga pendidik dari berbagai jenjang pendidikan di Kudus mulai mendapatkan suntikan vaksin booster, Senin (31/1/2022). Mereka mendapatkan vaksin booster dengan jenis vaksin astrazeneca. Pelaksanaan penyuntikan vaksin booster, dilakukan di gedung pusat belajar guru (PBG). Sedikitnya ada 484 guru dan tenaga pendidik yang menerima vaksin booster. Mereka dari SMP 1, SMP 4, SMP 5 Kudus, SMP 1 dan SMP 2 Jati, SMP Tahfidz Duta Aswaja, SMAN 1 Kudus dan SMK Wisuda Karya. Baca juga: BPJS Kesehatan Bantu Akselerasi Vaksinasi Booster di Kudus  Kemudian, ada 119 pegawai Internal dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus yang juga menerima vaksin booster hari ini. Kasi Kurikulum Disdikpora Kudus Afri Shofiyaningrum mengatakan, vaksinasi booster bagi guru dan tenaga pendidikan memang sangat diperlukan. Pasalnya, dengan vaksin booster bisa menjadi penguat imunitas dan menunjang pembelajaran tatap muka. “Vaksin booster sangat diwajibkan bagi tenaga pendidik, karena itu juga demi kebaikan dan menunjang proses pembelajaran tatap muka agar semakin aman,” katanya, Senin (31/1/2022). Baca juga: Mau Vaksin Booster di Kudus? Di Sini Tempatnya Ia menjelaskan, sebenarnya vaskinasi booster bukan hanya dilakukan di PBG saja. Sejumlah sekolah lain, baik SD ataupun SMP ada yang sudah dijadwalkan sendiri dari masing-masing puskesmas di masing-masing wilayahnya. “SMP dan SD lain sudah dijadwalkan oleh puskesmas masing-masing. Malah ada juga yang waktu pelaksanaan dosis dua siswa, itu dibarengkan dengan vaksin booster bagi guru atau tenaga pendidik,” ucapnya. Meski demikian, sampai saat ini belum diketahui secara pasti data secara keseluruhan guru atau tenaga pendidik yang sudah mendapatkan vaksin booster. Pihak Disdikpora pun sudah meminta setiap sekolahan untuk merekap jumlah guru yang mendapatkan vaksin booster. “Kami sudah buat link pendataan untuk sekolah agar mengupdate berapa jumlah guru dan tenaga pendidik yang sudah di vaksin booster. Tapi ini belum update, belum bisa direkap jumlahnya,” ungkapnya. Salah seorang guru SMK Wisuda Karya, Gawat Purwanto mengaku, sangat mendukung adanya vaksinasi booster bagi guru atau tenaga pendidik. Sehingga, lanjut dia, bisa memperkuat kembali imunitas tubuh agar tidak tertular virus Covid-19. “Adanya booster Alhamdulillah, bisa untuk mengantisipasi virus Covid-19, apalagi saat ini ada Omicron. Bisa juga mendukung proses pembelajaran tatap muka agar terus berjalan,” imbuhnya.   Reporter: Yuda Auliya Rahman Editor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Komentar