Minggu, 3 Maret 2024

Berbagai Jenis Tembakau Dipamerkan di Museum Kretek

Yuda Auliya Rahman
Sabtu, 18 Februari 2023 17:16:45
Bupati Kudus HM Hartopo meninjau stan tembakau yang ada di Museum Kretek Kudus. (Murianews/Yuda Auliya Rahman)
Murianews, Kudus – Pameran budaya dan potensi wisata yang bertajuk ”Kretek Pulang ke Rumah” digelar di Museum Kretek Kudus, Sabtu-Minggu (17/18/2023). Dalam puluhan stan yang ditata apik itu, ada berbagai macam jenis tembakau yang dipamerkan oleh pegiat Republik Tembakau Akar Rumput (R-TAR) dari berbagai daerah. Selain itu ada juga berbagai macam jenis pipa rokok, cerutu,  hingga alat linting rokok manual dan digital. Baca: Pemkab Kudus Godok Aturan soal Wisatawan Wajib Kunjungi Museum Kretek Tak hanya itu, potensi yang ada di desa-desa wisata di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah juga turut dipamerkan, baik di bidang kuliner, kerajinan, hingga potensi alamnya yang memukau. Bupati Kudus HM Hartopo mengaku sangat takjub dengan berbagai macam produk tembakau hingga potensi wisata lokal yang dikolaborasikan dalam satu even ini. Even ini akan mendukung upaya pemulihan ekonomi di Kabupaten Kudus. Apalagi Kudus yang dikenal sebagai Kota Kretek memiliki Museum Kretek yang juga menyimpan segudang cerita kretek di Kudus. ”Ini sangat kolaboratif, tembakau jenis apa saja ada. Ini juga bisa jadi edukasi wisatawan jika Kudus itu identik dengan kretek," katanya, Sabtu (18/2/2023). Baca: Cukai Rokok Naik, Petani Tembakau Makin Tercekik Bahkan pihaknya berencana mengadakan pameran UMKM setiap akhir pekan di area Museum Kretek yang bertema kearifan lokal setiap akhir pekan. Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Mutrikah mengatakan, even ini merupakan kolaborasi antara Disbudpar Kudus, Komite Ekonomi Kreatif Kudus, dan Republik Tembakau Akar Rumput (R-TAR). Even-even seperti ini, akan terus digiatkan dengan konsep yang berbeda-beda. ”Tentu ini bisa sebagai ajang promosi wisata khususnya semakin memperkenalkan Museum Kretek dan akan bisa mengundang wisatawan," ujarnya.   Reporter: Yuda Auliya Rahman Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Komentar