Sabtu, 2 Maret 2024

Pria di Kudus Ini Meninggal saat Mau Perekaman E-KTP

Yuda Auliya Rahman
Selasa, 21 Februari 2023 16:05:22
Pria yang tiba-tiba meninggal dunia saat hendak dilakukan perekaman E-KTP di Kudus. (Murianews/Istimewa)
Murianews, Kudus - Seorang pria berusia 55 tahun di Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah meninggal dunia, Selasa (21/2/2023) siang. Pria bernama Isnawan itu, meninggal dunia saat hendak melakukan perekaman E-KTP di Terminal Wisata Bakalan Krapyak, Kudus. Camat Kaliwungu, Satria Agus Himawan mengatakan, pria itu itu sebelumnya selama dua pekan tinggal di Musala Al Ikhlas yang berada di Terminal Wisata Bakalan Krapyak. Pihak pemdes setempat sudah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan berinisiatif akan membawa pria itu ke rumah sakit, karena sering sakit. Namun ternyata yang bersangkutan tidak memiliki KTP. ”Dulu sehari-hari dia hidup di rumah saudaranya di desa setempat, tapi sejak sakit dia memilih pergi dan menetap di musala sekitar dua pekan terakhir. Karena tidak punya identitas kami koordinasi dengan Dukcapil untuk melakukan perekaman identitas terlebih dahulu," katanya, Selasa (21/2/2023). Baca: Geger! Mayat Pria Terikat Tali Ditemukan Membusuk di Purworejo Hanya saja, saat petugas datang melakukan perekaman identitas, pria tersebut tiba-tiba tidak sadarkan diri. ”Setelah dicek petugas medis dari Puskesmas Kaliwungu, ternyara Bapak Isnawan sudah meninggal dunia. Dan selanjutnya jenazah dibawa ke rumah saudaranya yang berada di desa setempat," ujarnya. Sementara Kepala Desa Bakalan Krapyak Susanto, menyebut, pria tersebut memang beberapa waktu terakhir terlihat tinggal di musala tersebut. Karena tahu kondisinya sakit-sakitan, pihaknya pun berinisiatif untuk membawanya ke rumah sakit. Baca: Para Ranking Satu Seleksi Perangkat Desa di Kudus Tolak Tes Ulang ”Setiap harinya itu terlihat kerja serabutan juga di sekitar. Karena sakit-sakitan kami ingin bawa ke rumah sakit, tapi tidak ada identitas, saat akan dilakukan perekaman tadi sudah meninggal dunia. Jenazah kami bawa ke rumah saudara untuk dimakamkan," jelasnya.   Reporter: Yuda Auliya Rahman Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Komentar