Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Terkait hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Pertanian dan Pangan  berupaya melakukan pemberantasan hama tanaman padi tersebut. Upaya itu sebagai langkah responsif atas ditemukannya hama wereng maupun penggerek batang di lahan sawah yang ada di beberapa kecamatan.

Penyuluh pertanian Kabupaten Rembang bersama petani dan TNI di Kecamatan Bulu dan Pamotan misalnya, hari ini, Rabu (11/1/2017) berupaya melakukan pemberantasan hama wereng cokelat. Akhir-akhir ini tanaman padi petani di serang hama tersebut, sehingga harus segera dikendalikan.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang Suratmin mengatakan, pestisida diambil dari Brigade Proteksi Tanaman di Pati. Sebanyak ratusan liter pestisida disiapkan untuk mengatasi gangguan hama wereng ini.
"Gangguan hama ini, di Pamotan ada, Kragan ada dan juga di Pancur yang paling banyak, jumlanya sekitar 600-an hektare. Jika masih tingkat awal,gangguan hama wereng maupun penggerek batang masih bisa diatasi. Ada temuan langsung kita kendalikan,"pungkasnya.Dari pantauan di lapangan oleh penyuluh dan kelompok tani, di temukan wereng batang cokelat rata-rata dua ekor per 4 rumpun. Pengendalian dilakukan secara cepat karena penyebaran wereng ini terhitung cepat.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler