Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dalam kesempatan ini, bupati mengintruksikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera membuat jembatan darurat. Sementara patahan jembatan akan diangkat menggunakan crane dengan meminjam dari PHE Randugunting.

“Untuk pembangunan jembatan seperti semula, pemkab mengambil kebijakan cepat dengan menggunakan anggaran dana perawatan jalan dan jembatan. Dengan bantuan masyarakat dalam pembangunannya,diperkirakan dalam 2-3 bulan jembatan tersebut selesai,” ujarnya.

Menurutnya, jika pembangunan jembatan dilakukan melalui proses normal, diperkirakan memakan waktu cukup lama sekitar satu tahun. Karena jembatan tersebut merupakan jembatan utama, maka pemkab dan masyarakat sepakat untuk mengambil langkah cepat tersebut.
Akibat ambrolnya jembatan tersebut, sebagian warga Desa Ronggomulyo terpaksa memutar lewat Desa Ronggo, Kabupaten Pati jika ingin ke Ronggomulyo maupun ke wilayah Kecamatan Sumber. Yang mana, waktu yang ditempuh bisa sampai 30 menit.Sementara itu, saat ini masyarakat bersama BPBD dan TNI juga bergotong royong membersihkan aliran sungai dari runtuhan konstruksi jembatan dan pohon.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler