Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Truk yang belum diketahui nopolnya tersebut dikemudikan oleh Jamiatul Muslimin (27), warga Desa Gemblengmulyo, Kecamatan Pancur. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun, kerugian materi ditaksir sekitar Rp 500 juta.

Kejadian terbakarnya truk tersebut bermula, ketika Muslimin berniat membawa masuk truknya di pangkalan parkir milik Suratmin, yang tak jauh dari lokasi kejadian. Namun, saat selesai parkir, Muslimin melihat kepulan asap dari bak belakang truk yang tertutup terpal.

Melihat hal itu, Muslimin dan beberapa orang berinisiatif mengecek dan membuka terpal. Saat terpal dibuka, ternyata karbit sudah dalam kondisi membara dan mengepul asap. Diduga terpal bocor dan material karbit terpapar air hujan, sehingga menciptakan bara api.

Melihat muatan karbit mulai membara, Muslimin berinisiatif mengeluarkan truk dari pangkalan, agar api tidak merambat ke truk lainnya yang parkir di sana.
Ketika truk berhasil dikeluarkan dari parkiran dan sudah berada di jalan yang tak jauh dari pangkalan parkir, api justru semakin membesar. Melihat hal itu, Muslimin kemudian memilih menyelamatkan diri dan berlari menjauh. Api mulai membesar dan mulai membakar habis bodi belakang dan depan truk.Kapolsek Pancur AKP Suwardi mengatakan, melihat adanya tronton terbakar, pemadam kebakaran segera dihubungi. Beberapa saat setelah sampai ke lokasi, tim pemadam kebakaran langsung melakukan penyemprotan. Namun, saat air disemprotkan justru membuat api semakin besar dan menjilat seluruh bangkai truk.“Lokasi truk yang terbakar tepat di tepi jalan. Akhirnya kami terpaksa menutup jalan untuk sementara waktu hingga api benar-benar padam dan kondisi bangkai truk dan sekitarnya sudah mendingin,” jelas Kapolsek Pancur.Petugas pemadam kebakaran, Firman Budi Nugroho mengatakan, sejatinya material karbit bisa dipadamkan menggunakan gas COR. Namun, saat kejadian, persediaan milik pemadam kebakaran sudah habis.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler