Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Jepara, Sujarot yang membuka acara tersebut mengatakan, diskriminasi terhadap penyandang disabilitas harus dihilangkan.

Mereka harus diberikan kesetaraan untuk menikmati pembangunan. “Saat ini ada sekitar 2000 jiwa penyandang disabilitas di Jepara. Namun, baru sebagian saja yang dapat tersentuh. Dibutuhkan partisipasi masyarakat untuk membantu memberdayakan kaum disabilitas ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubag Kesejahteraan dan Kesehatan Masyarakat Setda Jepara Mukaim menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara berupaya meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan dapat menularkan ilmu dari pelatihan ini kepada penyandang disabilitas di wilayahnya masing-masing.Instruktur Ratna Kusumastuti mengatakan, pada pelatihan ini, peserta diajari untuk membuat hantaran dari kain panjang, mahar uang, dan dompet makram. “Saya berharap, mereka bisa mandiri dan tidak tergantung orang lain,” paparnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler