Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Saya tidak pernah menyangka bisa terpilih sebagai Presiden BEM Universitas, karena berasal dari Program Studi (Prodi) yang mahasiswanya belum begitu banyak,’’ ujarnya di ruang Humas UMK, di rilis persnya ke MuriaNewsCom.

Meski mengaku di luar dugaannya bisa terpilih sebagai Presiden BEM UMK, namun ditilik dari rekam jejaknya, pemuda kelahiran Kudus, 11 Juli 1992 dari pasangan Noor Hasyim dan Sulichah, ini telah memiliki pengalaman organisasi yang cukup mapan.

Ia tercatat aktif di Karang Taruna di kampungnya, lalu di IPNU Ranting Kuwukan, dan kini menjabat Sekretaris GP Ansor Ranting Kuwukan ((2014-sekarang). Tahun sebelumnya, ia juga menjabat sebagai Presiden BEM Fakultas Teknik.

Di luar pengalaman organisasi, secara akademik, prestasi Syafiq juga terbilang bagus. Itu dibuktikan dengan masuknya dia sebagai penerima Djarum Beasiswa Plus (2015/2016), lolos dalam PKM-Kewirausahaan Dikti (2015), dan terakhir berhasil menembus PKM-KC Dikti (2016) yang mengantarkannya ikut dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) di Institut Pertanian Bogor (IPB) 2016.

Terpilih sebagai Presiden BEM UMK, ia mengemukakan, akan berusaha melakukan harmonisasi antara UKM dan BEM Fakultas. Sebab, terangnya, terkadang antara BEM satu dengan lainnya memiliki kegiatan serupa, sehingga bisa disinergikan.

“Selain itu, untuk maksimalisasi berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan, dirinya akan melakukan berkoordinasi dengan jajaran pengurusan BEM universitas, BEM Fakultas, UKM, dan Hima untuk merancang berbagai program bersama untuk mendukung prestasi mahasiswa,’’ papar mahasiswa Prodi Teknik Elektro angkatan 2013 itu.Naiknya Syafiq menahkodai pemerintahan mahasiswa UMK, pun memunculkan harapan pada mahasiswa. Ayu Puspitowati, salah satunya. Mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling (BK), ini berharap Syafiq bisa membawa perubahan dan kebaikan bagi mahasiswa dan kampus.“Semoga bisa mengemban amanah dengan baik dan tidak diintervensi oleh kelompok atau organisasi tertentu. Selain itu, dalam membuat program tidak sekadar proyekan sih, tapi program yang dirancang bisa mendukung peningkatan kapasitas, intelektualitas dan prestasi mahasiswa,’’ pintanya.Editor : Akrom Hazami  

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler