Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kegiatan dilakukan di lapangan olahraga di sebelah timur desa. Meski langit dalam keadaan mendung selepas asar, warga tetap berbondong-bondong ke lokasi acara. Guna menyaksikan pertunjukkan.

Ada sekitar17 peserta dari delegasi RT se-Desa Wates. “Semoga ini menjadi awal kebaikan untuk Wates ke depan,” kata Assofi selaku ketua panitia penyelenggara.

Rekan Abu Hasan Asy’ari selaku Ketua Kartun Jawa menyampaikan penyalahgunaan teknologi di zaman sekarang, menyebabkan para pemuda cenderung mengurung diri dan tidak memikirkan perkembangan lingkungan.

“Inilah yang memotivasi kita untuk berinovasi membikin wadah berdasarkan potensi warga,” kataPria berkacamata yang juga termasuk Wakil Ketua Olahraga dan Seni Budaya PC IPNU Kudus ini menambahkan bahwa Festival Layang-Layang 2016 dapat menjadi salah satu magnet wisata desa.Nantinya hal itu juga aka diselenggarakan setiap tahunnya. Karena di tahun 2017, Desa Wates akan menjadi salah satu desa wisata yang telah memiliki potensi kesenian budaya dan masakan tradisional.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler