Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Wakil Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan pihaknya melakukan rapat koordinasi lanjutan untuk membahas ketentuan sayembara. “Diharapkan pada rapat selanjutnya, pimpinan BPCB Jawa Tengah dapat hadir sehingga pembahasan pembangunan Masjid Agung Baitunnur Blora dapat menghasilkan jalan tengah dan keputusan terbaik,” kata Arief dikutip dari Facebook Humas Pemkab Blora.

Kepala Bappeda Blora Samgautama Karnajaya menyampaikan pembangunan Islamic Centre akan difokuskan pada pembangunan di lingkungan masjid. Ornamen-ornamen masjid yang menjadi peninggalan sejarah akan dipertahankan.

Untuk ketentuan sayembara desain Masjid, pada rapat tahap awal ini dihadirkan perwakilan dari BPCB Jawa Tengah untuk memberikan arahan mengenai apa saja yang boleh dilakukan dalam tahapan renovasi. “Mengingat Masjid Agung Baitunnur Blora merupakan salah satu bangunan cagar budaya,” tandas Samgautama.

Perwakilan BPCB Jawa Tengah, Eri, menyampaikan pengembangan bangunan cagar budaya diperbolehkan asal di kanan kiri bangunan dan bukan di bangunan utama Masjid Agung Baitunnur Blora. “Pembangunan ulang masjid akan mengubah filosofi dari bangunan, sedangkan untuk penggeseran bangunan akan dibahas kembali dengan pimpinan BPCB Jawa Tengah,” ujar Eri.Sementara itu, KH Muharror Ali selaku perwakilan tokoh agama setempat menyampaikan alasan utama renovasi Masjid Agung Baitunnur Blora karena saat ini masjid tidak cukup lagi menampung jemaah yang semakin banyak.“Di saat hari-hari besar Agama Islam, jemaah membeludak hingga ke sekitar alun-alun. Oleh karena itu, jemaah menginginkan adanya perluasan Masjid Agung Baitunnur,” pungkasnya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler