Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sistemnnya yakni dengan menyimpan air hujan saat musim hujan untuk digunakan saat musim kemarau. Hal ini yang dilakukan Pemerintah Desa Sempu, Kecamatan Kunduran Blora bersama Rumah Zakat melalui Komunitas Tadah berkah.

“Budaya menabung dan memanen air hujan pada musim hujan saat ini harus mulai dilakukan. Sehingga, ketika musim kemarau datang, tidak sampai mengalami musibah kekeringan yang parah,” kata Siti Karyani, Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat, Sabtu (05/12/2020).

Menurutnya, alat-alat yang dibutuhkan untuk menampung air hujan, sangat sederhana. Cukup menggunakan pipa dan tempat penampungan air atau water torrent, bila ingin langsung digunakan untuk kebutuhan sehari-sehari, atau bisa langsung dialirkan ke sumur resapan.

“Seluruh talang air hujan harus dimanfaatkan untuk menabung air. Supaya tidak ada kotoran yang masuk, kami beri kawat saring terlebih dahulu sebelum air masuk ke pipa. Lalu di atas water torrent juga perlu diberi kain saringan untuk 'menangkap' debu, sehingga air yang tersimpan dalam kondisi bersih,” paparnya.

Pemrosesan air hujan dilakukan dengan metode elektrolisa untuk memisahkan sifat asam dan basa pada air.

Hasil pemisahan yang bersifat basa inilah yang digunakan untuk kebutuhan air minum dan bahan obat-obatan. Sedangkan yang asam dijadikan bahan pupuk cair organik.Sementara itu Lilik Zubaidi, Kepala Desa Sempu mengatakan memanen air hujan ini sebagai salah satu solusi jangka panjang di musim kemarau.Sebagai langkah tindak lanjut, pihaknya berencana akan melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait memanen air hujan. "Negara-negara lain atau daerah-daerah lain sudah melakukan hal ini, dan kita juga harus memulainya," pungkasnya. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler