Dinsos P3AP2KB Kudus Ajak Generasi Muda Ber-GenRe
Anggara Jiwandhana
Senin, 3 Desember 2018 16:20:03
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ditemui di kantornya, Trimo mengatakan, progam GenRe ini diciptakan dan digagas untuk mencegah para remajanya salah pergaulan dan menjadi pedoman mereka dalam menjalankan masa mudanya.
"GenRe itu ya seperti menjauhi seks, tidak menggunakan obat-obatan terlarang, dan menunda pernikahan dini, di GenRe juga remaja bisa mengasah kemampuan luar akademiknya untuk masa depan yang lebih baik," tuturnya.
Dirinya juga menambahkan bahwa remaja seharusnya bisa memegang teguh keimanannya supaya terhindar dari kenakalan remaja tersebut.
Dalam progam GenRe, remaja disarankan untuk melakukan pernikahan di usia 25 tahun bagi laki-laki dan 21 tahun bagi perempuan. Usia ini dianggap usia matang bagi para pasangan baik dari segi materi, psikis, maupun fisik.
"Dengan menunda pernikahan, kan para remaja bisa menitih karir dengan bagus, tanpa perlu memikirkan rumah tangga terlebih dahulu," tandasnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



