Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Truk-truk itu mengangkut tanah hasil galian C yang berada di sekitar Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kudus.

Dari pantauan MuriaNewsCom selama satu jam di lokasi, dari 19 truk yang melintas, hanya 6 di antaranya sudah menggunakan terpal. Sedangkan sisanya tidak, sehingga tanah berceceran di jalan.

Andi, salah satu pengguna jalan mengaku jika cukup was was saat melintasi jalan tersebut. Terlebih saat berpapasan atau berada di belakang truk bermuatan tanah  itu.

"Was was juga kalau ada di belakang truk tersebut. Biasanya langsung tutup kaca helm, itu saja masih sering kelilipan. Belum lagi kalau pasir yang berceceran di jalan itu dan kebawa angin pas truk lewat, langsung sesak nafas," katanya, Rabu (5/12/2018).

Bahkan ia mengaku pernah hampir jatuh saat melintas di jalan itu. Penyebabnya, karena ada tanah yang tercecer dari truk. "Pokonya harus ekstra hati-hati," tandas Andi.
Hal yang sama juga dikatakan, Endah yang tiap hari melintasi jalan tersebut menyebutkan jika jalan di sana cukup licin saat hujan dan membuatnya harus hati-hati saat melintas."Kalau hujan licin, Jadi ya harus hati-hati. Mau pelan bingung karena truk-truk kosong malah lebih kencang jalannya, mau ikut kenceng juga takut," ujarnya.Sementara itu, Kasdi, salah satu warga sekitar mengatakan jika dirinya pasrah akan banyaknya debu yang dibawa truk-truk tanah tersebut. "Ya mau gimana, terganggu ya terganggu, tapi namanya juga kerja,” terangnya.Meski demikian menurutnya, setiap truk yang mengangkut tanah seharusnya atasnya ditutup terpal. Sehingga tanah tak berceceran dan mengganggu pengguna jalan lain.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler