Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sukarno, salah satu penjual burung yang tepat berada di depan lokasi kejadian mengatakan kanopi berjenis Alderon itu tiba-tiba ambruk begitu saja. Padahal, tak ada hujan ataupun angina.

"Tidak ada angin kencang, tiba-tiba bruk. Setelah dilihat ternyata kanopinya roboh," tandas Sukarno.

Dirinya menambahkan tidak ada aktivitas apapun saat kejadian berlangsung. Hanya, ada dua pekerja yang sedang memotong seng di bawah kanopi tersebut. Beruntung keduanya tidak mengalami luka serius.

"Kayaknya penyangga kanopi tidak kuat. Mungkin rapuh," tandas Sukarno.

Hal ini dibenarkan oleh Jono. Salah satu pekerja yang terkena reruntuhan itu berkata dirinya bersama satu orang rekannya berada di bawah kanopi saat barang tersebut runtuh.

"Sedang motong-motong seng, tiba-tiba brukk. Tapi tidak apa-apa kok. Hanya luka ringan. Ini mau lanjut membersihkan kanopi yang retak-retak," tandas Jono.

Sementara itu, keterangan berbeda diberikan Yuli Setiawan selaku pelaksana proyek PT Yoga Jaya Perkasa. Dirinya mengatakan, jebolnya kanopi tersebut karena ada pegawai yang ingin memasang sling atau tali pancang."Tadi kanopinya dinaiki enam pekerja. Tapi karena ada beberapa baut yang dilepas untuk masang sling jadinya roboh," kata Yuli.Yuli menegaskan, pembangunannya tersebut sudah sesuai dengan rancangan awal. Bahkan ia berencana menambah beberapa item yang direkomendasikan oleh Tim Pengawal, Pengamanan, Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D)."Sudah, dan kemarin datang lagi merekomendasikan untuk ditambahi tiang, siku, dan sling," ungkap Yuli menerangkan.Yuli memperkirakan perbaikan dan pemasangan item tambahan akan membutuhkan waktu selama dua hari. Anggaran untuk perbaikannya diperkirakan mencapai Rp lima juta."Semuanya, seratus persen akan selesai dalam waktu dua hari," tandas Yuli.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler