Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tercatat, sepanjang tahun 1992 hingga tahun 2019 ini, Kudus sudah memperoleh sepuluh Adipura dan tiga  Adipura Kencana.

Sore ini, Tamzil dan wakilnya HM Hartopo, memimpin Apel Kebersihan di depan Pendopo Kabupaten Kudus, Sabtu, (19/01/2019).

Dalam apel tersebut, Tamzil mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh elemen yang telah terlibat dan membantu Kudus memperoleh penghargaan Adipura. Menurutnya, tanpa sinergi bersama Kudus akan sulit  memperoleh Adipura.

"Ini merupakan hasil usaha kita bersama, kita patut berbangga," ucapnya saat menyampaikan amanat pembina upacara.

Tamzil menjelaskan,tahun ini merupakan tahun sulit untuk memperoleh penghargaan Adipura Kencana. Dia menjelaskan dari sembilan kota yang masuk, hanya Surabaya yang bisa tembus Adipura Kencana.

"Kita patut mencontoh mereka, punya terobosan yang baik dalam hal pengurangan sampah plastik," sambungnya.

Sekalipun demikian, Tamzil optimis akan membawa kembali Adipura Kencana kembali ke Kota Kretek. Dirinya pun mengajak semua lapisan yang ada masyarakat bahu membahu dalam mencapai target ini.

"Tahun depan ayo kerja keras lagi supaya adipura kencana bisa kembali diraih kota Kudus," ucap Tamzil.Untuk keberhasilan ini, Tamzil memberikan kebijakan kontrak langsung petugas kebersihan dan pertanaman dengan OPD terkait secara perorangan."Ini hadiah dan supaya tidak ada potongan lagi kalian menerima gajinya," tandas Tamzil dengan nada sumringah.Semetara itu, Rohman, salah satu petugas kebersihan mengaku bangga dan senang atas penghargaan Adipura yang bau saja diraih kota Kudus. Menurutnya, ini adalah kerja keras bersama."Sangat bangga, usaha kami tidak sia-sia," katanya.Terkait kontrak perorangan yang akan diterapkan Tamzil, dirinya juga mengaku senang dan bersyukur atas kebijakan baru tersebut ."Terimakasih, semoga bisa lebih baik lagi nanti kehidupan saya," tandas pria berusia 40 tahun itu.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler