Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolres Kudus AKBP Saptono, mengatakan jika pengamanan dan perizinan konser Padi Reborn kemarin mempunyai pertimbangan tertentu. Selain untuk hajatan Pemkab Kudus dan ungkapan syukur terkait penerimaan penghargaan Adipura, genre musik yang dimainkan grup kawakan tersebut juga dianggap tidak menyulut kegaduhan publik.

''Kita lihat dahulu latar belakang masing-masing kegiatan,'' katanya.

Terkait aturan, izin sebenarnya bisa diberikan sepanjang tidak mengganggu kepentingan masyarakat lain. Hal yang menjadi pertimbangan juga adalah kegiatan tersebut tidak menimbulkan gesekan atau kericuhan yang mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat.

''Sebenarnya banyak hal yang harus dipertimbangkan,'' tandas Saptono.

Ditemui terpisah, Bupati Kudus HM Tamzil juga mengatakan hal yang senada. dirinya pun tidak memungkiri penyelenggaraan hiburan pada malam hari sangat dimungkinkan untuk dilakukan di masa yang akan datang. Tamzil menambakan, hingga saat ini, sudah ada banyak pihak yang meminta Pemkab Kudus kembali menggelar kegiatan serupa untuk hiburan masyarakat.

''Sudah banyak yang request,'' ujarnya.Disinggung soal konser Padi Reborn sepekan yang lalu, Dia menyebutkan, perizinan tersebut diberikan setelah dilakukan kajian dari berbagai hal. Konser Padi Reborn yang digelar pekan lalu dianggapnya merupakan untuk hajatan masyarakat Kudus. Selain itu juga, diselenggarakannya kegiatan tersebut ditujukan ntuk mensyukuri penerimaan penghargaan Adipura yang diraih Kudus sekaligus peluncuran Tim Persiku."Kemarin kan pertimbangannya itu," terang Tamzil.Soal agenda kedepannya, terkait rencana awal, pihaknya mengatakan akan kembali menggelar kegiatan di Alun-alun Simpang Tujuh pada Februari mendatang. Kegiatan yang dimaksud berupa pengajian dengan mengundang Habib Syekh.''Semua tergantung dari tujuannya seperti apa, Habib Syekh dulu pokoknya,'' tandas Tamzil.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler