Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Umar, salah satu warga sekaligus perangkat Desa Cendono mengatakan jika pihaknya baru mengetahui  gudang slamper di daerahnya sedang terbakar sesaat setelah warga  yang kebetulan melintas memberitahukannya. Dikatakan Ia diberitahu selepas solat maghrib.

"Langsung kita minta bantuan BPBD," ucapnya di lokasi kejadian.

Ia kemudian menelfon Kusno (60) pemilik gudang tersebut. Pihaknya bersama beberapa warga sempat mencoba untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya. Air untuk memadamkan diambil dari saluran irigrasi sawah.

"Namun kekurangan personel," jelasnya.

Sementara itu Sutarno (34) anak Kusno mengaku pasrah dengan adanya kejadian ini. Ia mengaggap panen kali ini bukan rezekinya. Sutarno mencatat, kerugian akibat kebakaran kali ini bisa mencapai puluhan juta rupiah.

"Sekitar Rp empat puluh juta," jelasnya.

Dari pantauan dilapangan, hanya ada satu truk pemadam kebakaran yang sempat memadamkan api namun kembali ke maekas karena volume air kurang mencukupi. Pemadaman gudang tersebut sangat bergantung pada hujan.
Terkait itu, salah satu relawan BPBD Kudus mengatakan jika truk pemadam sedang mengambil air. Namun hingga setengah jam lebih truk pemadam tersebut tak kunjung datang."Yang ditakutkan jika nanti longsor dan mengenai sawah tebu  di kanan kirinya," ucap salah satu relawan.Mengenai hal tersebut, Ia menjelaskan jika sangat dimungkinkan pihak BPBD lebih memprioritaskan penanggulangan jalan licin di RingRoad Oasis Djarum  yang kebetulan juga terjadi malam itu."Mungkin karna itu," jelaanya.Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak yang mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Data yang dihimpun dari warga sekitar, kejadian kebakaran terjadi pukul 18.30 WIB dan terus berlanjut sampai pukul 22.30 WIB. Beruntung, hujan deras mampu memadamkan api tepat pukul 23.00 WIB"Sebelumnya tidak ada petir, tidak ada apa-apa," tandasnyaEditor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler