Kemacetan Tanggulangin Kian Parah, Sopir Hanya Bisa Pasrah
Anggara Jiwandhana
Rabu, 27 Februari 2019 16:13:48
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Hanya memang kemacetan paling parah terjadi dari arah Demak ke Kudus, sedangkan Kudus kearah Demak belum terlalu parah. Hal itu terjadi setelah pihak Satlantas Polres Kudus menerapkan sistem contra flow.
Dari pantauan MuriaNewsCom, ekor kemacetan dari arah Demak bisa mencapai lima kilometer lebih. Sedangkan pada arah Kudus hanya sekitar dua kilometer saja. Jumlah ini diperkirakan akan bertambah sore dan malam nanti.
Dani, salah seorang supir truk pengangkut benda elektronik dari arah Kudus dengan tujuan Tanggerang mengaku pasrah terhadap macetnya tanggulangin. Pihaknya akan mencoba bersabar saat melewati titik kemacetan di Tanggulangin.
"Karna tidak terlalu panjang," jelasnya.
[caption id="attachment_158458" align="alignnone" width="720"]
Sejumlah kendaraan dari Kota Kudus menunggu giliran melintas di Jembatan Tanggulangin lantaran diterapkan sistem contra flow, Rabu (27/2/2019). (MuriaNewsCom/Anggara Jiwandhana)[/caption]Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



