Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hanya memang kemacetan paling parah terjadi dari arah Demak ke Kudus, sedangkan Kudus kearah Demak belum terlalu parah. Hal itu terjadi setelah pihak Satlantas Polres Kudus menerapkan sistem contra flow.

Dari pantauan MuriaNewsCom, ekor kemacetan dari arah Demak bisa mencapai lima kilometer lebih. Sedangkan pada arah Kudus hanya sekitar dua kilometer saja. Jumlah ini diperkirakan akan bertambah sore dan malam nanti.

Dani, salah seorang supir truk pengangkut benda elektronik dari arah Kudus dengan tujuan Tanggerang mengaku pasrah terhadap macetnya tanggulangin. Pihaknya akan mencoba bersabar saat melewati titik kemacetan di Tanggulangin.

"Karna tidak terlalu panjang," jelasnya.

[caption id="attachment_158458" align="alignnone" width="720"] Sejumlah kendaraan dari Kota Kudus menunggu giliran melintas di Jembatan Tanggulangin lantaran diterapkan sistem contra flow, Rabu (27/2/2019). (MuriaNewsCom/Anggara Jiwandhana)[/caption]

Hal yang sama juga dikatakan Badri, supir truk bermuatan pasir dari arah Kudus menuju Semarang. Ia hanya mengharpkan pihak terkait bisa mengurai kemacetan lebih baik lagi."Ya setidaknya masih bisa jalan pelan-pelan," tandasnya.Sedangkan Thoyib, pengendara mobil pribadi dari arah Demak mengaku sedikit kesal. Diakuinya, kendaraan Thoyib sudah mengantre selama satu jam lebih. Thoyib sendiri bersama keluarga akan menghadiri hajatan saudaranya di Kudus."Saya jadi terlambat urusanya," ucapnya sedikit kesal namun pasrah.Hingga berita ini diturunkan, pemasangan MG delapan yang menyebabkan ketersendatan pada arus lalu lintas dari arah Kudus dan Demak masih dilaksanakan. Pemasangan MG delapan sendiri diperkirakan paling cepat memakan waktu 19 jam. Sementara pemasangan sudah dilakukan sejak pagi tadi.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler