Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Penghargaan tersebut diserahkan langsung Presiden RI Joko Widodo dalam acara Peresmian dan Penyerahan Penghargaan Pasar Rakyat Indonesia serta Pembukaan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan RI di Indonesia Convention Exhibition, Tangerang, Selasa (12/3/2019).

Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita melalui rilis yang didapat MuriaNewsCom, mengatakan prestasi dalam menstabilkan harga dan menyediakan bahan pangan bagi rakyat tak lepas dari peran bupati/walikota serta dinas yang telah bekerja keras. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada kabupaten/kota seluruh Indonesia yang telah bekerja keras mewujudkan ketersediaan bahan pangan sehingga stabilitas harga tetap terjaga dengan baik.

"Saya mengucapkan terimakasih dalam hal ini," jelasnya.

Enggartiasto Lukita juga membahas keseriusan pemerintah dalam pembangunan dan perbaikan pasar rakyat. Ia menyebutkan, Presiden selalu menekankan bahwa pasar rakyat merupakan urat nadi perekonomian. Sehigga, pembangunan dan perbaikan 5 ribu pasar rakyat di seluruh Indonesia telah dikerjakan selama kurun waktu 2015 - 2018.

"Seperti yang dikatakan Presiden, urat nadi perekonomian bermula dari pasar rakyat. Maka, Kemendag membangun dan merevitalisasi 5 ribu pasar selama 2015 - 2018," ujarnya.

Presiden Joko Widodo, dalam rilis juga  menyoroti pasar rakyat yang kini harus diberikan perhatian khusus. Pihaknya kini tengah gencar menyerukan pemerintah kabupaten/kota untuk terus memantau pasar rakyat agar tetap menjadi pasar yang bersih, tidak becek, tidak berbau dan terdapat tempat parkir.

"Jangan harap pasar rakyat jadi tujuan pembeli kalau kriteria bersih, tidak becek, bersih dan terdapat tempat parkir tidak terpenuhi. Ini yang harus diperhatikan bupati/walikota," tegasnya.Sementara itu, Bupati Kudus HM Tamzil yang berkesempatan hadir dalam acara tersebut didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kudus Sudiharti juga mengungkapkan hal yang sama. Pihaknya mendukung apa yang menjadi arahan Presiden.Kebersihan dan kenyamanan pasar sangat ditekankan oleh Tamzil. Termasuk keramahan terhadap penyandang disabilitas."Saya selalu tekankan itu, nyaman, aman, dan tidak bau," ujarnya.Dengan diraihnya penghargaan ini, dijelaskan Tamzil menjadi motivasi tersendiri untuk mengelola pasar lebih baik lagi. Terutama terkait pengelolaan pasar-pasar tradisional."Harus kita jadikan untuk lebih semangat memperbaiki pengelolaan pasar di Kudus," tandasnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler