Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolres Kudus, AKBP Saptono menjelaskan, pengawasan ini merupakan langkah pencegahan terkait aksi terorisme yang belakangan ini mulai bergejolak kembali. Pengamanan rencananya akan dilipat gandakan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Jika sebelumnya ketat, maka akan jadi sangat ketat," terangnya pada MuriaNewsCom.

Ia menjelaskan, dalam pengamanan ini berbagai upaya juga mulai diterapkan untuk meminimalisir adanya ancaman ataupun tindakan yang dirasa bisa mengancam keselamatan warga Kudus. Mulai dari penambahan pengamanan di pos jaga Mapolres Kudus, hingga patroli dialogis rutin Sabhara Polres Kudus.

"Ada tim khusus yang juga diterjunkan untuk memantau pergerakan mencurigakan," ujarnya.

Hal ini bertujuan untuk mencegah kejadian ledakan bom di Sibolga ataupun di Mapolda DIY yang beberapa hari lalu digemparkan dengan seorang pria yang membawa bahan peledak serta peluru, serta aksi ancaman lain yang dimungkinkan terjadi.

[caption id="attachment_159857" align="alignnone" width="720"] Tim Sabhara Polres Kudus saat mengamankan beberapa obyek vital di Kabupaten Kudus baru-baru ini (MuriaNewsCom/Anggara Jiwandhana)[/caption]

"Kita antisipasi dini untuk hal-hal seperti ini, saya juga berbela sungkawa untuk para korban teoror di New Zealand kemarin" tandasnya.Terpisah, Bupati Kudus, HM Tamzil mengungkapkan rasa bela sungkawanya atas kejadian yang menimpa beberapa umat muslim di New Zealand beberapa hari yang lalu. Pihaknya pun menghimbau agar tidak terprovokasi dengan segala sikap provokatif yang beberapa belakangan ini digencarkan teroris, baik dari dalam negeri maupun luar negeri."Kita berbelasungkawa, kirim Al-Fatihah saja, selebihnya biar diselesaikan aparat yang berwajib," tandas TamzilSeperti yang diketahui sebelumnya, serangan teror di lakukan oleh sekelompok orang di New Zealand, tepatnya di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood, Christchruch. Kejadian terjadi ketika umat Islam Christchurch sedang melaksanakan sholat Jumat berjemaah. Para teroris secara membabibuta menembaki seluruh jamaah dan menewaskan 40 orang serta melukai 48 orang.Sedangkan dalam negeri, bom secara tidak sengaja meledak di rumah milik terduga jaringan teroris pimpinan Abu Hamzah. Bom bunuh diri pun mewarnai penangkapan para terduga teroris tersebut. Satu wanita meledakkan diri, sedangkan dua wanita lain ditangkap.Di Yogyakarta, Polda DIY tangkap pria berinisal RDY, warga Sleman yang merangsak masuk ke Mako Brimob Baciro Yogyakarta. Ia ditangkap karena kedapatan membawa barang diduga bahan peledak jenis peluru.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler