Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tedi Rahman Humas PT Duta Mas Indah selaku kontraktor pembangun menjelaskan, kemacetan dimungkinkan terjadi karena pengecoran lantai akan menggunakan dua mesin pompa cor yang di tempatkan pada Jembatan Tanggulangin Dua. Praktis penumpukan kendaraan baik dari arah Kudus maupun Demak sangat mungkin terjadi karena harus bergantian melewati Jembatan Tanggulangin Satu.

“Kalau sebelumnya karena pemasangan girder, kini kemacetan akan disebabkan karena adanya pengecoran,” terangnya pada MURIANEWS.com via whatsapp.

Terkait waktu, pengecoran akan memakan waktu setidaknya dua hari. Pengerjaan awal ditargetkan akan dimulai pada 24 April mendatang dan usai pada tanggal setelahnya yakni pada 25 April.

“Pengecoran akan memakan waktu setidaknya dua hari dan tidak boleh terputus,” lanjutnya.

[caption id="attachment_162261" align="aligncenter" width="720"] Penumpukan kendaraan dari arah Demak mulai terjadi di Jalan Kudus-Demak karena proyek pembangunan jembatan Tanggulangin. (MURIANEWS.com/Anggara Jiwandhana)[/caption]

Pengecoran sebenarnya telah dilakukan secara bertahap. Tahap awal sendiri telah dimulai dengan  pengecoran pada sisi pelebaran jalan penunjang orpit arah dari Demak menuju tiang pancang awal. Sedang tahap selanjutnya adalah pengecoran pada lantai jembatan.

“Tahap awal sudah dimulai kemarin dan tinggal pengerasan,” kata Tedi.

Terkait hal ini, Tedi kembali meminta kesabaran dari para pengguna jalan yang melewati seputaran proyek pembangunan. Koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan pihaknya dengan harapan penumpukan kendaraan tidak terlampau parah.“Contra flow akan terus diterapkan untuk mengurai kemacetan,” tandasnya.Seperti yang diberitakan sebelumnya, pembangunan jembatan berpanjang 650 meter tersebut terus dikebut. Pasalnya, pihak kontraktor dituntut menyelesaikan tugasnya hingga H-14 Lebaran. Open traffic pada jembatan juga telah ditentukan. Yakni pada awal Mei mendatang.Saluran air atau gorong-gorong sepanjang 279 meter juga telah selesai dibangun. Saluran ditempatkan pada sisi kiri jalan Demak menuju Kudus dan sebaliknya. Pelebaran jalan untuk penunjang orpit atau titik awal jembatan juga sedang dalam proses.Pelebaran akan ditambah sekitar 2,75 meter. Dari arah Demak ke Kudus yang saat ini mempunyai lebar 7 meter, akan ditambah menjadi 9,75 meter. Pun sebaliknya. Mengingat lebar jembatan memiliki lebar 170 meter. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler