Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Bidang PKL pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sofyan Dhuhri mengatakan, berdasarkan data yang diterima, 165 dari 247 pedagang dandangan merupakan pedagang asal Kudus. Sedangkan 82 lainnya dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

”Mereka akan menempati 325 lapak yang telah disediakan Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus. Jumlah tersebut memang berkurang dari dandangan tahun sebelumnya. Dulu jumlahnya mencapai 400 lapak,” katanya.

Kendati demikian, Dhuhri memastikan gelaran tahun ini tak kalah meriah dari tahun sebelumnya. Segala jenis persiapan juga telah dilakukan. Salah satunya kerjasama dengan Dinas Pariwisata terkait visualisasi Dandangan.

”Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait pengalihan arus lalu lintas dan kantong parkir. Koordinasi Polres Kudus dan Pemdes setempat untuk masalah keamanan juga sudah. Kami pastikan Dandangan tahun ini siap di gelar," lanjutnya.

Sementara, untuk retribusi, setiap pedagang dikenai retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah (PKD) sebesar Rp 2 ribu per meter tiap harinya. Pedagang juga ditarik retribusi sampah sebesar Rp 120 per meter setiap hari.

"Untuk besaran retribusi berbeda-beda sesuai luas tempat yang digunakan," ucapnya.Jika dihitung secara kasar, Sofyan yakin penerimaan pendapatan dari kedua retribusi tersebut bisa melampaui pendapatan tahun lalu. Ia bahkan memprediksi bisa mengantongi Rp 65 juta saat dandangan usai."Tahun lalu hanya Rp 63 juta. Tapi tahun ini kami yakin bisa mendapat Rp 65 juta dari retribusi," lanjutnya. Reporter: Anggara JiwandhanEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler