Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


A Vague Story of Ranggana, Bregada Merudhandha adalah sendratari yang akan ditampilkan Komunitas Ligan pada acara yang digelar Sabtu (4/5/2019). Dengan harapan bisa menghilangkan anggapan kebudayaan lokal Kudus yang dicomot dari Arab.

Dian, selaku pimpinan produksi senderatari menyatakan hal tersebut. Sendratari yang akan ia tampilkan bersama teman-temannya juga diharapkan bisa menjadi wajah baru kebudayaan Kudus.

"Kami akan menampilkan semaksimal mungkin," ucapnya.

Tahun ini, Pakudjembara memang diperlombakan. Enam Kabupaten yakni Pati, Kudus, Demak, Jepara, Rembang, dan Blora akan beradu kreatifitas dan memperebutkan satu tiket menunu Prambanan. Perwakilan dari enam Kabupaten akan bersaing dengan perwakilan karisidenan lain nantinya.

"Karena itulah kami akan bersungguh-sungguh," ucapnya.

Sementara terkait konsep A Vague Story of Ranggana, Bregada Merudhandha lebih ditekankan pada sejarah sebelum menjadi Kota Kudus. Kerjasama dengan sejarawan pun dibangun guna memperdalam konsep sendratari lantaran jejak literasi sejarah di era sebelum para sunan sangat sulit.
Sementara terkait konsep A Vague Story of Ranggana, Bregada Merudhandha lebih ditekankan pada sejarah sebelum menjadi Kota Kudus. Kerjasama dengan sejarawan pun dibangun guna memperdalam konsep sendratari lantaran jejak literasi sejarah di era sebelum para sunan sangat sulit."Kami telah mendalami itu dan siap menampilkan yang terbaik untuk Kota Kretek," lanjutnya.Sebelumnya, Even Pakudjembara bakal ‘nimbrung ‘ acara sehari sebelum gelaran visualisasi dandangan 2019 dimulai. Pakudjembara sendiri akan mendatangkan sejumlah pelaku seni dari Kabupaten Pati, Kudus, Demak, Jepara, rembang dan Blora.Pakudjembara akan dimulai Sabtu sore pada tanggal (4/5/2019). Sedang visualisasi dandangan akan dimulai pada Minggu pagi tanggal (5/5/2019). Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler