Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus Abdul Halil melalui Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Putut Sri Kuncoro menyatakan jika hingga pagi ini belum terjadi lonjakan yang berarti. Mobil-mobil berplat selain K dan H masih jarang ditemukan hilir mudik di Kudus.

“Belum ada kenaikan,” lanjutnya.

Hanya, pihaknya tetap mempersiapkan berbagai kelengkapan terkait kesiapan mudik di Kudus. Mengingat Kudus sendiri berada di pantura timur yang sering dilalui para pemudik. Baik dari arah barat maupun timur.

“Tetap kami siapkan segala hal terkait kesiapan mudik,”  ucap Putut.

Koordinasi dengan pihak-pihak terkait pun terus digencarkan. Langkah lanjutan seperti pengecekan kendaraan, supir, serta pemasangan rambu penunjuk jalan alternatif akan segera dilakukan setelah perundingan.

Terkait puncak arus mudik Lebaran 2019, para kendaraan luar daerah akan memadati dan hilir mudik di Kudus mulai h-7 lebaran mendatang. Pada saat itu, ia pastikan semua kelengkapan dan persiapan telah rampung dikerjakan.

“Kami berupaya mencegah sedini mungkin supaya tak terjadi masalah di kemudian hari,” ujar Putut.Sebelumnya, Kepala Dishub Kudus, Abdul Halil menyatakan jalur alternatif telah pihaknya siapkan. Jalur, bisa digunakan jika jalan utama pemudik mengalami kemacetan parah.Adapun jalur tersebut dari arah Pati ke arah Semarang dapat menggunakan jalur alternatif melewati pertigaan Desa Terban (Jekulo)- masuk Desa Sidomulyo, Bulungcangkring, Sadang dan tembus Mejobo, lurus hingga perempatan  traffic light Jalan Lingkar Tenggara.Sedang jika pada arah Terban sedang terjadi kemacetan parah, para pemudik bisa melewati jalur alternatif yakni dengan melalui perempatan Krawang (Jekulo)- Desa Tanjungrejo (Jekulo)-Kandangmas dan Tergo (Dawe)-sebelum ke arah Pati. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler