Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bupati Kudus HM Tamzil mengatakan Desa Wonosoco lebih pantas menyandang gelar Desa Budaya. Selain karena akar budayanya yang kuat, masyarakat Desa Wonosoco kuat dalam hal nguri-uri kebudayaannya.

“Banyak tradisi dan banyak budaya yang patut dilestarikan,” kata Tamzil saat ditemui awak media usai membuka kegiatan resik-resik Sendang Wonosoco, Kamis (27/6/2019) sore.

Lembaga Adat Desa pun dicanangkan untuk mengakomodir dan mengkoordinasi semua elemen masyarakatnya terkait nguri-uri budaya. Dengan harapan semua tertuju pada satu tujuan, yakni pelestarian budaya yang berkesinambungan.

“Semua unsur masyarakat harus terlibat dalam hal ini,” ujarnya.

Beberapa penambahan serta perbaikan pada infrastruktur penunjang pun direncanakan pada APBD perubahan. Di antaranya perbaikan jalan masuk desa, penambahan lampu penerangan, serta pembuatan sabo dam.

“Kami koordinasikan dengan dinas terkait,” ucapnya.

Publikasi terkait kegiatan-kegiatan adat dan serta promosi kewisataan Desa Adat Wonosoco juga akan dilakukan. Publikasi, dilakukan saat semua elemen telah siap. Baik secara kuantitatif, maupun kualitatif.

“Sudah saatnya Wonosoco beralih menjadi desa adat, bukan rintisan desa wisata lagi,” kata Tamzil.Tamzil berharap, semua elemen bisa guyub dan merasa memiliki budayanya. Dengan begitu, nguri-uri budaya serta pengembangan desa adat dan desa budaya bisa berjalan dengan lancar. “Semua dari masyarakat dan untuk masyarakat,” tandas Tamzil.Sementara Camat Undaan Rifai Nawawi menjelaskan, Kecamatan Undaan memang memiliki segudag kebudayaan di tiap desanya. Salah satunya adalah Desa Wonosoco. “Undaan punya banyak adat dan budaya yang bisa menarik wisatawan,” ucapnya.Wayang klitik dan sendang wonosoco adalah beberapa potensi yang dimiliki desa tersebut. Rifa’i menyebut, jika dikembangkan, potensi tersebut bisa mendatangkan banyak wisatawan. Baik daerah maupun luar daerah.“Atmosfer budaya yang kuat jelas terasa disini, Pagelaran Wayang klitik akan digelar besok Sabtu,” tandas Rifa’i. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler