Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Lailatus Sa'adah, kerabat dari korban alm Asrofi dan Shoim yang merupakan kakak beradik mengatakan, Shoim belum bisa menceritakan apa-apa. Ia hanya mengingat ketika membuka mata, rekan seperjalanannya telah tergletak di jalanan.

"Shoim pagi ini sudah dirujuk ke RS Mardi Rahayu," ucap Lailatus.

Shoim sendiri diberangkatkan dari Jakarta tadi malam dan baru datang pagi tadi. Sedang alm Asrofi tiba di rumah duka pukul 03.00 dini hari. Rencananya, alm Asrofi dan dua korban tewas lain akan dimakamkan hari ini pukul 08.30 WIB.

"Kemungkinan akan dipercepat karena mau dibarengkan," ucapnya saat dikonfirmasi via telepon, Jumat (5/7/2019) pagi.

Sebelumnya, tiga warga Desa Kutuk, Kecamatan Undaan tewas dalam kecelakaan di ruas Tol Karawaci, Kamis (4/7/2019). Selain itu, satu orang lainnya masih kritis dan masih menjalani perawatan medis.Tiga orang yang meninggal dunia diketahui bernama Muhammad Badrul Zaman (25), Mukhammad Shoulahiddin (23), dan Asrofi (30). Sedangkan satu korban yang masih kritis adalah Ahmad Soim. Keempatnya diketahui warga Desa Kutuk, Kecamatan Undaan. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler