Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dalam kesempatan tersebut, pihak Rutan menggandeng Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi UKM dan Koperasi Kabupaten Kudus. Dengan harapan ketika selesai masa hukuman nanti, WBP bisa punya bekal wirausaha.

Kepala Rutan IIB Kudus, Budi Prajitno mengatakan, pelatihan telah dimulai sejak sepekan lalu dan akan berakhir pekan mendatang. Selain materi praktek, materi-materi seperti action planner dan materi berwirausaha telah diberikan.

"Kami bekerjasama dengan Disnakar Perinkop dan UKM Kabupaten Kudus untuk membuat para WBP punya keterampilan," ucapnya.

Ke-32 warga binaan sendiri dipilihkan dari KTP berpenduduk asli Kudus yang sebelumnya belum pernah mendapat pelatihan. Dengan rincian, 16 warga binaan yang menjalani pelatihan membatik.

"Dan 16 WBP yang menjalani pelatihan kecantikan rambut," lanjutnya.

Untuk pelatihan membatik sendiri akan selesai Senin besok. Sedang pelatihan tata rias kecantikan akan berakhir akhir pekan depan. "Kami harap bisa meningkatkan kreatifitas dari para WBP, sekaligius menjadi bekal mereka," tambahnya.

Selain mengembangkan keterampilan WBP nya, faktor rohani dari para warga binaan juga dipupuk supaya lebih baik lagi. Kerjasama dengan Instansi keagamaan pun telah dilakukan. Dengan harapan warga binaan bisa seimbang antara iman dan keterampilan.
Selain mengembangkan keterampilan WBP nya, faktor rohani dari para warga binaan juga dipupuk supaya lebih baik lagi. Kerjasama dengan Instansi keagamaan pun telah dilakukan. Dengan harapan warga binaan bisa seimbang antara iman dan keterampilan."Beberapa waktu lalu kami juga bekerjasama dengan IAIN Kudus untuk pendidikan rohani WBP," lanjutnya.Senada, Kepala Subsi Pelayanan Tahanan Rutan Kudus Eko Budihartanto mengharapkan warga binaan memanfaatkan sebaik mungkin kegiatan twrsebut. Menurutnya, ini adalah kesempatan yang bagus untuk mempersiapkan skill dan kemampuan sebagai bekal saat keluar dari Rutan nanti."Dimanfaatkan dengan baik dan jalani dengan sungguh-sungguh," tandasnya.Suminten instruktur batik dari BLK mengaku senang bisa berbagi ilmu dengan para warga binaan Rutan IIB Kudus. Ia senang ketika para WBP antusias saat diajari membatik oleh timnya. "Senang bisa berbagi ilmu selama kurang lebih dua pekan ini," tandasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler