Kejar Kategori Kabupaten Sehat, Pemkab Kudus Canangkan Gerakan Stop BABS
Anggara Jiwandhana
Kamis, 11 Juli 2019 17:30:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Pencanangan tersebut merupakan perealisasian salah satu pilar dari Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang salah satunya adalah ODF (Open Defecation Free). "Kami canangkan pendeklarasiannya Agustus bulan depan," ucap Bupati Kudus HM Tamzil.
Verifikasi terkait hal ini pun akan dilakukan di Bulan yang sama. Untuk itu, saat ini pihaknya tengah menyiapkan aturan serta beberapa komponen untuk mendukung program tersebut.
"Kami siap untuk menyosialisasikan hal ini pada masyarakat," terangnya.
Selain pencanangan stop BABS, program lain seperti cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan yang sehat, pengelolaan sampah yang benar, dan mengelola limbah cair yang aman juga akan dikembangkan. Pengelolaan bank sampah Kudus yang telah mencapai 50 juga pasti akan disempurnakan secara maksimal.
"Lima pilar dari Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) kami yakin bisa tercapai," ucapnya.
Hanya, Tamzil meminta para warganya juga peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Tidak egois serta peka terhadap lingkungan, terutama dalam hal sampah adalah kunci untuk mewujudkan lingkungan yang sehat.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



