Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pencanangan tersebut merupakan perealisasian salah satu pilar dari Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang salah satunya adalah ODF (Open Defecation Free). "Kami canangkan pendeklarasiannya Agustus bulan depan," ucap Bupati Kudus HM Tamzil.

Verifikasi terkait hal ini pun akan dilakukan di Bulan yang sama. Untuk itu, saat ini pihaknya tengah menyiapkan aturan serta beberapa komponen untuk mendukung program tersebut.

"Kami siap untuk menyosialisasikan hal ini pada masyarakat," terangnya.

Selain pencanangan stop BABS, program lain seperti cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan yang sehat, pengelolaan sampah yang benar, dan mengelola limbah cair yang aman juga akan dikembangkan. Pengelolaan bank sampah Kudus yang telah mencapai 50 juga pasti akan disempurnakan secara maksimal.

"Lima pilar dari Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) kami yakin bisa tercapai," ucapnya.

Hanya, Tamzil meminta para warganya juga peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Tidak egois serta peka terhadap lingkungan, terutama dalam hal sampah adalah kunci untuk mewujudkan lingkungan yang sehat.
Hanya, Tamzil meminta para warganya juga peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Tidak egois serta peka terhadap lingkungan, terutama dalam hal sampah adalah kunci untuk mewujudkan lingkungan yang sehat."Kami sangat berkomitmen soal ini, mari bersama wujudkan Kudus yang sehat," ajaknya.Camat dan pihak puskesmas juga diminta menyosialisasikan ke masyarakat agar tidak BAB sembarangan. Pihaknya menjelaskan, ODF tak akan tercapai tanpa bantuan semua pihak. Mengingat dalam hal ini butuh kesepahaman bersama."Peran camat dan puskesmas penting dalam hal membangun kesadaran masyarakat," lanjutnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler