Korban Kebakaran Rumah di Kudus Dapat Bantuan Material dari Pemkab
Anggara Jiwandhana
Sabtu, 20 Juli 2019 13:34:07
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Keputusan tersebut diambil setelah Bupati Kudus HM Tamzil bersama rombongan meninjau puing-puing rumah di RT 1/RW Desa Jurang tersebut. Pada kesempatan tersebut, Bupati Tamzil didampingi oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Kudus) Bergas Catursasi Penanggungan, Kepala PMI Kudus Rina Budi, serta Camat Gebog Bambang Gunadi.
Bupati Kudus HM Tamzil menyebutkan, bantuan material yang diberikan berupa peralatan bangunan seperti triplek, kayu, paku payung, hingga besi galfalum. Tujuannya, supaya korban bisa melakukan perbaikan rumah untuk bisa ditinggali kembali.
“Kami juga berikan beberapa bantuan untuk kebutuhan darurat, mulai dari peralatan masak, paket sembako, serta paket sandang yang bisa dipergunakan oleh pihak keluarga,” katanya.
Baca Juga: Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga Desa Jurang Kudus Terbakar
Hanya saja, Tamzil berharap, kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran bagi setiap masyarakat. Penggunaan api dalam kehidupan sehari-hari sangatlah berbahaya jika tidak dikendalikan dan dipantau dengan benar.
“Terlebih kejadian kebakaran karena kompor, itu adalah penyebab yang sangat sering terjadi,” jelasnya.
Untuk itu pihaknya meminta dan mengimbau pada semua masyarakat untuk tidak meninggalkan sumber api jika tengah dipakai. Pengawasan dalam hal ini sangat diperlukan. Mengingat bahaya karena api bisa mengancam kapan saja.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



