Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Jumlah tersebut, akan digunakan untuk melengkapi dan menambah koleksi museum. Perawatan serta perbaikan alat peraga maupun gedung museum juga termasuk di dalam anggaran pengajuan. Mengingat anggaran yang disediakan daerah hanya mampu mencakup perawatan saja.

“Kami coba upayakan melalui bangub,”  kata Kepala UPTD Museum dan Taman Budaya, Kasman, Selasa (30/7/2019) siang.

Beberapa pekerjaan fisik yang akan dilakukan di antaranya, pemasangan paving halaman museum, perbaikan saluran air, serta pembangunan tugu rokok klobot di Museum Kretek. Penataan serta peremajaan kembali ruang pamer juga akan dilakukan jika anggaran tembus.

“Bioskop 5D pertama eks-karisidenan Pati akan kita kembangkan juga,” lanjutnya.

Pengusulan dan pengiriman proposal ke Pemerintah Provinsi terkait hal ini segera pihaknya laksanakan. Kasman berharap, anggaran bisa tembus. Mengingat revitalisasi Museum Kretek sudah sangat diperlukan di era ini.

“Sudah saatnya Museum Kretek berkembang,” lanjutnya.

Sembari menunggu, pengelola berupaya menambah koleksi dengan menggandeng pelaku industri kretek di Kabupaten Kudus. Pembicaraan dengan beberapa perusahaan rokok telah dilangsungkan. Diantaranya PT  Djarum melalui Djarum Bakti Budaya serta dengan Perusahaan Rokok (PR) Sukun.

"Pembicaraan informal telah terjalin terkait  penambahan koleksi," kata Kasman
"Pembicaraan informal telah terjalin terkait  penambahan koleksi," kata KasmanPemaksimalan kolam renang yang berada di belakang bangunan museum juga terus dilakukan. Pendapatan dari tiket masuknya cukup berperan untuk membantu pemenuhan PAD yang dibebankan pada Museum Kretek yang mencapai Rp 900 juta lebih.“Kami selalu mencapai target yang mencapai Rp 1 miliar tersebut,” terangnya.Sebelumnya, Pengupayaan serta penambahan koleksi di Museum Kretek, Kabupaten Kudus segera dilakukan pengkajian. Pasalnya sangat disayangkan jika satu-satunya museum kretek di Indonesia tersebut kalah pamor dalam bidang sejarahnya.Penjaringan aspirasi terkait hal ini segera dilakukan. Aspirasi, diambilkan dari para pengusaha rokok yang selama ini telah menjalankan usahanya. Penjaringan juga akan diambilkan dari segenap pengunjung yang ingin memberikan saran dan masukan.Penjaringan aspirasi terkait hal ini segera dilakukan. Aspirasi, akan diambilkan dari para pengusaha rokok yang selama ini telah menjalankan usahanya. Penjaringan juga akan diambilkan dari segenap pengunjung yang ingin memberikan saran dan masukan. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler