Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kasat Narkoba Polres Kudus AKP Sukadi mengatakan, kegiatan digelar berkat kerjasama dengan pihak managemen PO. Hanya, para sopir maupun kernet bus tidak diberitahu sebelumnya terkait kegiatan tersebut.

“Ini merupakan komitmen bersama untuk memberantas penyalahgunaan narkotika,” ucapnya.

Selain dites urine, para supir dan kernet bus juga dicek kesehatannya. Tekanan darah, kondisi fisik, dan keluhan masing-masing sopir bus dijadikan referensi untuk pemberian obat dan vitamin. Dengan tujuan, sopir benar dalam keadaan prima saat mengemudikan kendaraannya.

“Mereka (para sopir) dituntut prima saat mengemudikan kendaraannya,” lanjutnya.

Dari hasil tes, semua sopir dan kernet dinyatakan negatif dari narkoba. Hanya, beberapa sopir membutuhan istirahat yang cukup untuk membugarkan kembali kondisi badannya. “Semua dalam kondisi negatif mengkonsumsi,” terangnya.

Melalui kegiatan tersebut juga, Sukadi  menekankan petugas tak akan segan lakukan tindakan tegas apabila ada temuan awak bus yang terbukti menggunakan Narkoba. Ini lantaran, hal tersebut dapat membahayakan penumpang dan pengguna jalan lainnya.

“Jika memang kedapatan, tentu akan kita telusuri sampai ke akarnya,” tegasnya.
“Jika memang kedapatan, tentu akan kita telusuri sampai ke akarnya,” tegasnya.Sementara pemilik Bus PO. Haryanto, H. Haryanto menyatakan akan memerangi penyalahgunaan narkotika di lingkup PO-nya. Ia bahkan tak segan memberhentikan karyawannya yang kedapatan mengkonsumsi narkoba.“Jika memang kedapatan silahkan ditangkap dan diproses hukum,” lanjutnya.Haryanto berharap, kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara berkala. Pelaksanaan secara dadakan dengan skala besar juga diharapkan bisa dijalankan. Hal tersebut bertujuan unuk memperkecil pergerakan pengguna dan pengedar narkotika di Kota Kretek.“Langkah ini sangat bermanfaat, kami apresiasi,” tandasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler