Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Direktur PDAM Kudus, Ayyatullah Humaini mengatakan, pemasangan merupakan salah satu bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) pada masyarakat Kota Kretek. "Ini salah satu bentuk CSR kami untuk warga Kudus, khususnya yang sedang berolahraga di Alun-alun," ucapnya.

Selain program CSR, adanya keran air siap minum juga diharapkan bisa mengurangi penggunaan plastik pada botol kemasan. Para warga Kudus yang ingin berolahraga di Alun-alun cukup membawa botol isi ulang dan airnya bisa mengambil di keran tersebut.

"Ini juga diharapkan bisa mengurangi pembelian dan penggunaan air minum botol plastik,” lanjutnya.

Air dari keran siap minum berasal dari pipa milik PDAM yang dialirkan langsung. Kemudian disaring menggunakan mesin buatan Indonesia yang telah teruji sertifikasinya. Mesin juga dipastikan bisa membuat air minum lebih higienis.

“Kami yakin tidak ada masalah lagi untuk kualitas air minumnya, pengunjung bisa mencicipi sendiri,” terangnya.

Ke depan, direncanakan penambahan mesin di beberapa titik lagi. Seperti pada kompleks Balai Jagong, DPRD Kabupaten, Menara Kudus, dan beberapa sekolah yang dirasa telah siap. Hanya pelaksanaannya, akan dilakukan mulai 2020 mendatang.

“Sedang kami kaji loaksi-lokasi yang pas,” ucapnya.

Humaini berharap, fasilitas yang diberikan untuk publik bisa dijaga dan dirawat dengan baik. Mengingat pihaknya juga membuatkan keran air siap minum untuk masyarakat secara umum.“Fasilitas ini bisa dipakai banyak pihak. Harapannya bisa dirawat bersama-sama,” tandasnya.Sementara Plt Bupati Kudus HM Hartopo mengapresiasi langkah PDAM dalam keikutsertaannya membantu mengurangi limbah plastik di Kota Kretek.  Hartopo menyebut, warga yang berolahraga ketika telah habis air minumnya bisa mengambil air di keran tersebut.“Jadi tidak usah beli air botol plastik terus menerus,” lanjtnya.Ia juga berpesan agar masyarakat bisa menjaga dengan baik fasilitas publik tersebut. Dengan harapan masyarakat bisa menikmati fasilitas tersebut secara maksimal. “Mari dirawat bersama dan dinikmati bersama,” tandasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler