Bakar Daun Tebu, Buruh Tani di Kudus Tewas Terpanggang
Anggara Jiwandhana
Selasa, 27 Agustus 2019 15:19:29
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kapolsek Jekulo Iptu Supartono mengatakan, kejadian berawal saat korban membakar daun tebu di sawah garapannya. Nahasnya, api tersebut merambat ke ladang perkebunan ketela milik Abdul Salam yang juga merupakan warga Desa Honggosoco.
“Kejadian pertama kali diketahui oleh Heru. Dia seorang pengepul ketela milik Salim yang sedang berada di lokasi,” katanya.
Melihat lahan ketela terbakar, Heru lantas memanggil Salam untuk memadamkan api. Dibantu beberapa warga, lahan pun berhasil dipadamkan. “Barulah saat itu diketahui jika ada korban diantara lahan yang terbakar,” lanjut Supartono.
Para saksi kemudian memeriksa jenazah korban. Saat diperiksa, korban sudah meninggal dunia karena terbakar. Pihaknya lantas memanggil Polsek Jekulo untuk meminta pertolongan evakuasi jenazah.
“Kami kemudian datang ke TKP dan mengecek keadaan di sana,” lanjutnya.
Ia menyebutkan, saat diperiksa, di sekitar tubuh koban ditemukan beberapa alat pertanian yang diduga digunakan untuk memadamkan api. Namun sayang karena keringnya lahan dan kencangnya angin, api membakar begitu cepat dan asap menjadi tebal.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



