Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kemudian diikuti Kota Semarang dengan inflasi 0,47% dan IHK sebesar 136,02, lalu kota Purwokerto 0,42% dengan IHK sebesar 134,79. Setelah itu, disusul Kabupaten Cilacap dengan inflasi 0,33% dengan IHK sebesar 140,58.

Inflasi tinggi dipicu oleh kenaikan harga yang ditunjukkan dengan naiknya indeks kelompok sandang sebesar 1,71 persen. Kemudian kelompok pendidikan sebesar 1,56 persen dan kelompok bahan makanan sebesar 1,45 persen.

“Ada juga kelompok perumahan sebesar 0,82 persen, kelompok makanan jadi 0,35 persen dan kelompok kesehatan sebesar 0,11 persen,” ucap Kepala kantor BPS kabupaten Kudus, Rahmadi Agus Santosa.

Penyebab utama terjadinya inflasi tinggi adalah karena beberapa harga komoditas naik dengan melejitnya. Seperti pada harga cabai rawit, beras, cabai merah, biaya pendidikan sekolah dasar dan pasir.

“Itulah yang menyebabkan Inflasi tinggi,” katanya.
“Itulah yang menyebabkan Inflasi tinggi,” katanya.Hanya, meski Kudus mengalami inflasi tertinggi pada bulan lalu, namun semua barang -barang komoditas masih tersedia. Sehingga tidak ada masalah dalam hal ini. Tidak seperti beberapa waktu lalu ketika inflasi Kudus cukup tinggi, di mana ada barang komoditas yang tidak tersedia dipasar yakni bawang putih.“Sedang untuk penyumbang deflasi pada bulan lalu juga terdiri dari lima komoditas. Yakni bawang merah, tomat sayur, bawang putih, nangka muda dan TV berwarna,” tandasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler