Tak Ada Air, Desa Setrokalangan Kudus Droping Air Bersih Sepekan Lebih
Anggara Jiwandhana
Jumat, 6 September 2019 15:00:57
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Untuk Desa Setrokalangan telah dilakukan droping air bersih PMI sejak 28 Agustus hingga sembilan September mendatang.
Kepala Desa Setrokalangan Edi Siswanto mengatakan, banyak sumur warga di daerah tersebut sudah mengering dan susah untuk naik airnya. Kejadian seperti ini sudah terjadi kurang lebih sekitar sepekan lebih.
“Sudah sejak kemarin, kami hampir tidak ada air tanahnya,” katanya ketika dihubungi MURIANEWS.com, via telepon Jumat (6/9/2019) siang.
Tiga dukuh pun terdampak. Yakni Dukuh Kalangan, Dukuh Setro, dan Dukuh Karangturi. Dengan jumlah Kartu Keluarga (KK) yang terdampak berjumlah sekitar 780 KK. Yang terdiri dari tiga dukuh tersebut.
“Ada sekitar 780-an KK,” lanjutnya.
Tujuh tandon besar pun disiapkan untuk tiga dukuh tersebut. Tiap dua hingga tiga hari sekali, pihak penyuplai air yakni BPBD dan PMI Kudus datang untuk mengisi galon-galon tersebut. Yang selanjutnya diambil untuk kebutuhan sehari-hari warga.
“Didrop ke tandon dulu, baru warga mengambil dari sana,” lanjutnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



