Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kegiatan sendiri berupa lomba dance competition yang diikuti oleh sembilan grup dance dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Selain dance competition, panitia juga menggelar diskusi panel mengenai perkembangan dance dari waktu ke waktu.

Koordinator acara Tito mengatakan, selain mengenalkan seni tari modern pada masyarakat Kudus, kegiatan juga dilakukan untuk memfasilitasi generasi milenial yang ingin menunjukkan bakat menarinya.

“Kami ingin memberikan ruang bagi mereka yang ingin mengasah bakatnya,” katanya.

Walau demikian, unsur-unsur pada seni tari tradisional tak lantas dilupakan begitu saja. Tak melulu modern, peserta juga dipersilahkan untuk memakai unsur kesenian tradisonal sebagai kreasi tariannya.

“Kami juga tidak membatasi kreasi para penari, unsur tradisiona juga dirasa sangat menarik jika digabungkan dengan modern,” lanjutnya.

Untuk jur sendiri, pihaknya telah menyiapkan lima juri dari Kota Semarang yang memiliki kapasitas dalam menilai setiap lenggak-lenggok para dancer yang mengikuti kompetisi. Sedang untuk hadiah, pihaknya telah menyiapkan jutaan rupiah untuk para pemenang di beberapa kategori.
Untuk jur sendiri, pihaknya telah menyiapkan lima juri dari Kota Semarang yang memiliki kapasitas dalam menilai setiap lenggak-lenggok para dancer yang mengikuti kompetisi. Sedang untuk hadiah, pihaknya telah menyiapkan jutaan rupiah untuk para pemenang di beberapa kategori.“Untuk peserta yang paling jauh berasal dari Tegal,” terangnya.Sementara Arfina, salah satu peserta dance competition mengaku senang bisa menampilkan bakatnya di acara resmi. Tak peduli juara, ia lebih menekankan pada pengasahan gerakan serta melatih mentalnya untuk menari di depan khalayak.“Ini satu pengalaman yang berharga, semoga ada lomba-lomba seperti ini lagi. Tari tradisional juga bagus,” tandasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler