Hadapi Musim Hujan, Dinas PUPR Kudus Siapkan Empat Drainase Baru
Anggara Jiwandhana
Selasa, 8 Oktober 2019 15:58:28
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Bidang Tata Bangunan dan Drainase Harry Wibowo mengatakan, anggaran pembuatan drainase bersumber dari Bantuan Gubernur (Bangub) senilai Rp 5,5 miliar. Masa pengerjaannya ditargetkan berakhir pada 15 Desember mendatang.
“Mulai pengerjaan setelah cairnya anggaran,” ucapnya ketika dikonfirmasi di ruangannya, Selasa (8/10/2019).
Ia menjelaskan, pengerjaan di setiap titik akan berbeda-beda jaraknya. Tergantung dengan titik pembuangan setempat. Ia mencontohkan, di Jalan Bhakti, titik akhir pengerjaan akan berada pada jembatan perbatasan Desa Rendeng dan Burian.
Sedang pada Jalan Pemuda, akan berakhir di Jembatan sisi kanan Hotel Air Mancur. Untuk Jalan Menur, akan dibuang di Jembatan di pertigaan Pasar Kliwon. “Jadi memang disesuaikan dengan titik akhir pembuangan,” lanjutnya.
Di sisi lain, untuk pengerjaan drainase sendiri memang dimulai dari hilir terlebih dahulu. Ini lantaran pembuangan menjadi titik kunci dari drainase. Jika di hulu bagus, tetapi di hilir tidak bisa menampung arus, maka akan terjadi pembludakan.
“Karena itulah untuk pengerjaan drainase dilakukan dari hilir ke hulu,” terangnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



