Masyarakat Desa Rawan Bencana di Kudus Dibekali Cara Penanganan Kebencanaan
Anggara Jiwandhana
Selasa, 29 Oktober 2019 12:11:27
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sekretaris PMI Kabupaten Kudus Imam Santosa menyebutkan, selain perwakilan masyarakat desa yang berpotensi rawan bencana, masyarakat dengan daerah aman juga dilibatkan dalam pelatihan tersebut.
“Tidak hanya dari desa yang rawan bencana saja, tapi juga dalam taraf aman,” ucapnya.
Ia menjelaskan, pelatihan KBBM ini dilakukan guna mendidik warga desa untuk siap siaga terhadap bencana yang mungkin terjadi setiap saat. Terutama jika desa di daerahnya sedang mengalami bencana yang membutuhkan penanganan cepat.
“Ini untuk menyiapkan masyarakat dalam hal kesiapsiagaan dalam hal penanganan bencana,”lanjutnya.
Ia pun berharap, para peserta bisa menjadi pelopor ataupun kepanjangan tangan dari PMI dalam hal penanganan kebencanaan. Cepat tanggap dalam menyikapi bencana adalah tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini.
“Jadi jika nanti ada bencana, bisa diteruskan ke kami sebagai induknya,” kata Imam.
Bentuk pelatihan sendiri akan mengedepankan respon kesiapsiagaan saat terjadi bencana. Serta bagaimana cara menangani pasca terjadi bencana, hingga evakuasi masyarakat.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



