Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dalam sidaknya, Sam’ani meninjau beberapa pengerjaan seperti manhole (pembuangan air) dan kerapian dari pengerjaan tim kontraktor. Pengerjaan pun diimbau untuk segera dipercepat. Terutama pengerjaan pada Jalan Menur yang memiliki lebar yang cukup sempit.

“Kami harap bisa dipercepat, karena sudah memakai boxcover juga. Harus bisa lebih cepat,” katanya.

Soal penumpukan material, Sekda juga telah mengimbau pada dinas terkait untuk berkoordinasi dengan para kotraktor. Jangan sampai, tumpukan material menimbulkan kecelakaan dan gangguan bagi pengguna jalan.

“Dinas terkait kami minta koordinasi dengan para kontraktor,” ucapnya.

Baca: Galian Drainase di Jalan Menur Kudus Dikeluhkan Warga

Hanya, masyarakat juga diminta pengertiannya terkait pembangunan ini. Mengingat pengerjaan drainase di beberapa titik di Kota Kretek juga diperuntukkan masyarakat. Terutama dalam hal mengurangi genangan air di beberapa ruas jalan di Kota Kretek.

Sam’ani berharap, pengerjaan bisa rampung tepat waktu. Setidaknya sebelum tanggal 20 Desember 2019 mendatang pembangunan sudah selesai. “Kalau bisa memang tepat waktu, jangan sampai molor pengerjaannya,” tandas Sam’ani.

Sementara, Kepala Bidang Tata Bangunan dan Drainase pada Dinas PUPR Kudus Harry Wibowo mengatkan pengerjaan drainase di sejumlah titik di Kota Kretek diupayakan ketepatan waktu penyelesaiannya.“Jika dilihat di lapangan kami kira cukup waktunya,” ucapnya.Pihaknya kini, tengah mengebut penggarapan empat drainase baru di seputaran Kota Krtek. Empat titik sendiri tersebar di Jalan Menur, Jalan Bhakti, Jalan Pemuda, serta Jalan Gribig. Anggaran pembuatan drainase ini bersumber dari Bantuan Gubernur (Bangub) senilai Rp 5,5 miliar.“Pengerjaan di tiap titik akan berbeda-beda jaraknya. Tergantung dengan titik pembuangan setempat,” tegasnya.Hari menjelaskan seperti pada Jalan Bhakti, titik akhir pengerjaan akan berada pada jembatan perbatasan Desa Rendeng dan Burian. Sedang pada Jalan Pemuda, akan berakhir di Jembatan sisi kanan Hotel Air Mancur. Untuk Jalan Menur, akan dibuang di Jembatan di pertigaan Pasar Kliwon. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler